blank
Delegasi dari Malaysia yang kunjungi Jepara untguk belajar kiprah perjuangan R.A.Kartini. Foto: Nur S

JEPARA (SUARABARU.ID) — Dalam semangat mempererat hubungan pendidikan lintas negara dan memperdalam nilai perjuangan perempuan Indonesia, rombongan pelajar dari delegasi Malaysia melakukan kunjungan belajar ke Jepara, Jawa Tengah. Kegiatan bertajuk “Jejak Kartini dan Gerakan Bio Saka di Kalangan Pelajar” ini diselenggarakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Gedung ODP lantai 3, bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Jepara.

Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Jepara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga  Ratib Zaini. AP.  M.Si dalam sambutanya menyampaikan kunjungan ini menjadi ajang pembelajaran lintas budaya yang bertujuan menggali nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini—tokoh emansipasi perempuan asal Jepara—serta mengenalkan gerakan Bio Saka sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kemandirian di kalangan pelajar.

Dalam sambutan yang berikutnya  disampaikan oleh perwakilan bidang Kesra atas nama Wakil Gubernur Jawa Tengah, ditekankan pentingnya para pelajar memahami sejarah dan menumbuhkan sikap mandiri sejak dini.

“Pelajar perlu mengenali akar perjuangan bangsanya agar mampu membangun masa depan dengan percaya diri dan semangat kemandirian,” ujar perwakilan Wakil Gubernur Jawa Tengah

Selain sesi pembelajaran sejarah dan diskusi lintas pelajar, acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan kepengurusan baru Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kabupaten Jepara untuk masa bakti 2025–2030.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum baru bagi generasi muda Jepara untuk berperan aktif dalam pendidikan, sosial, dan kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman serta semangat perjuangan Kartini.

Dengan dukungan penuh dari Pemda Jepara, kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara pelajar Indonesia dan Malaysia, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya sejarah, nilai perjuangan, dan kemandirian generasi muda di era modern.

Hadepe – Nur S