KUDUS (SUARABARU.ID)– Sebanyak empat karateka wakil Jawa Tengah, tampil di hari terakhir pertandingan cabang olahraga Karate, di PON Beladiri 2025, yang berlangsung di GOR Kaliputu, Djarum Arena, Kabupaten Kudus, Sabtu (25/10/2025).
Namun sayang, para atlet yang turun di kelas Kumite -50kg Putri, -55kg Putri, -61kg Putri, dan -84kg Putra, gagal memberikan yang terbaik. Keempat karateka Jateng itu, Caseyprila Mandagi, Hasna Hapsari, Luvena Milano Setiyaka, dan M Fakhri Aufa.
Dengan hasil itu, kontingen karate Jateng menutup PON Beladiri 2025 ini dengan raihan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Ketiga medali itu disumbangkan Hera Irnandha (Kumite +68 Kg Putri/emas), Getta Shafada Aryadilana (Kumite +84 Kg Putra/perak) dan M Dzaka (Kumite -75 Kg Putra/perunggu).
BACA JUGA: Hanya 1 Emas dari Koleksi 14 Medali Jujitsu Jateng
Pelatih Tim Karate Jateng, Muhammad Anas, mengaku puas dengan hasil yang dicapai anak-anak asuhnya, meski persiapannya sangat singkat.
”Kalau dilihat dari hasilnya, sudah cukup bagus. PON sebelumnya kita dapat satu emas dan satu perunggu, sekarang bisa satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Persiapannya juga tidak panjang, hanya sekitar dua minggu,” ujarnya, yang ditemui usai pertandingan.
Dia menilai, performa para atletnya cukup baik. Terutama karena sebagian besar merupakan atlet muda, yang baru naik kelas dari junior ke senior. ”Regenerasi sudah berjalan baik. Beberapa anak ini juga akan turun di Popnas. Jadi dari sisi pembinaan, kita melihat hasil ini positif,” tambahnya.
BACA JUGA: Sembilan Atlet Wushu Jateng Buka Peluang Raih Medali
Anas juga menyebut, Jateng hanya menurunkan atlet di 10 dari 15 nomor yang dipertandingkan, karena keterbatasan kuota.
”Kalau di PON reguler ada Pra-PON, jadi kita bisa evaluasi dari situ. Untuk ajang ini kan sifatnya test event, jadi dengan hasil sekarang, saya rasa sudah bagus,” imbuh dia.
Riyan













