blank
Pemenang kompetisi SMC dalam acara PURE Seminar dan Competition 2025. Foto: UKSW

Gerald Vincent juga mengupas peran penting storytelling dalam proses kreatif, strategi penyusunan konten, serta kontribusinya terhadap penguatan pesan komunikasi publik. “Percayalah pada kemampuan yang teman-teman miliki. Jangan menunggu kesempatan datang melainkan ciptakanlah kesempatan tersebut untuk menghasilkan karya yang berdampak bagi sesama,” katanya.

Dalam membuat konten, lanjutnya, hal yang penting untuk diperhatikan adalah impact konten terhadap penonton. “Pertama tentukan tujuan kalian membuat konten, apakah hal tersebut memberikan value dan helping people. Bagi saya, konten yang bagus adalah memberikan dampak positif bagi orang lain,” terangnya.

Memahami Cara Memecahkan Masalah

Ketua Panitia PURE 2025, Nur Sarah Daniella Sihombing menjelaskan, selain kegiatan seminar, juga digelar kompetisi Strategic Management Communication (SMC) bagi mahasiswa seluruh Indonesia dan storytelling untuk siswa-siswi SMA dan SMK di Salatiga.

Adapun pemenang lomba PURE tahun ini yaitu pada kategori SMC, juara 1 diraih oleh tim Nalara dari UKSW, juara 2 diraih oleh tim Maba dari UGM sedangkan juara 3 disabet oleh tim Prisma dari UKSW. Kemudian kategori story telling, juara 1 direbut oleh tim Bakekok SMA Kristen Satya wacana, juara 2 diraih oleh tim Chera Force SMK 1 Salatiga, dan juara 3 diraih oleh tim Paksan Sukanasgor SMK 1 Salatiga.

Nur Sarah menerangkan, kegiatan PURE ini bertujuan untuk mewadahi peserta dalam memahami cara memecahkan masalah dan berkolaborasi bersama praktisi yang berfokus pada pentingnya membangun narasi. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait cara memulai karir di usia muda.

“Kegiatan ini diharapkan mengembangkan kemampuan public speaking melalui storytelling dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah secara efisien di dalam perusahaan melalui metode SMC,” bebernya.

Antusiasme para peserta kental terasa dalam kegiatan ini. Salah satunya Rochele Febeyona Elizabet mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat yang mengaku bangga bisa menjadi juara 1 SMC dan menjadi peserta dalam seminar.

“Kegiatan PURE sangat mewadahi mahasiswa dan siswa untuk mengembangkan ide, berpikir kritis, dan fokus. Sesi seminar dan sharing session juga membekali kami untuk membuat narasi yang tak hanya menarik namun juga berdampak,” ungkapnya.

Kegiatan PURE 2025 merupakan salah satu kontribusi UKSW dalam mendukung program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.

Ning S