𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 (SUARABARU.ID) — Pembangunan kantor imigrasi di Kabupaten Blora kini memasuki tahapan verifikasi faktual lapangan. Sejumlah tim dari Kementerian Imigrasi Pemasyarakatan RI, Rabu 13 Agustus 2025, diterjunkan ke Kabupaten Blora.
Tim verifikasi faktual lapangan ke Blora dalam rangka meninjau dan memverifikasi data-data dan kelengkapan syarat pembentukan kantor imigrasi.
Kedatangan tim verifikasi faktual lapangan
tersebut diterima oleh Wakil Bupati Blora, di Ruang Rapat Wakil Bupati Blora. Diikuti Asisten Administrasi Umum, Kepala DMPTSP Blora, BKPSDM Blora, BPPKAD Blora, Dinrumkimhub Blora, serta Camat Blora dan Camat Jepon.
Setelah itu, tim verifikasi faktual lapangan akan melakukan tinjauan ke sejumlah lokasi, mulai dari MPP Blora, Kecamatan Jepon, Bandara Ngloram, hingga lokasi pembangunan kantor Imigrasi, yakni di wilayah Kelurahan Mlangsen, Kabupaten Blora.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Pati, Ahmad Zaini bersama tim verifikasi, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Blora dalam rangka verifikasi faktual lapangan.
“Kita akan melaksanakan verifikasi lapangan. verifikasi faktual lapangan ini sangat menentukan dan penting dalam pendirian kantor Imigrasi di Blora ini,” ungkap Ahmad Zaini.
Informasi akhir, lanjut Ahmad Zaini, untuk pembentukan Kantor Imigrasi, scoring sudah memenuhi.
“Scoring kita sudah memenuhi. Namun kembali lagi keputusan ada di Kemenpan. Kita memberikan kesini untuk verifikasi, untuk memastikan scoring itu tetap,” jelas Ahmad Zaini.
Lebih lanjut, Ahmad Zaini menggaris bawahi beberapa hal yang menjadi fokus verifikasi, yakni mulai dari ketersediaan lahan untuk Kantor Imigrasi, terkait dengan kantor atau gedung yang digunakan untuk operasional sementara.
“Termasuk, terkait dengan unsur sumber daya manusia untuk Kantor Imigrasi,” ujar Ahmad Zaini.
Sementara itu, salah satu tim verifikasi faktual lapangan, dari Setjen Kemen Imipas, Arief Rachman Witjaksono mengungkap bahwa untuk setiap pembentukan kantor imigrasi wajib didahului dengan evaluasi lapangan. Nantinya hasil dari laporan tim evaluasi ini akan dijadikan bahan untuk pertimbangan, dan tim akan menyertakan beberapa dokumen pendukung.
“Ini tujuan kami pada hari ini untuk melakukan verifikasi lapangan, kami hanya memverifikasi apa yang berada di lapangan. Kemudian apakah sudah sesuai dengan yang diusulkan ke kita,” jelas Arief Rachman Witjaksono.
Beberapa hal yang akan diverifikasi, lanjut Arief Rachman Witjaksono,
mencakup status lahan dan bangunan. Selanjutnya adalah sarana-prasarana yang saat ini dipakai, termasuk MPP.
“Lalu terkait alokasi anggaran, surat dukungan pemda untuk pembentukan Kantor Imigrasi, hingga kaitannya terkait dengan alokasi SDM. Juga berkaitan dengan data pelayanan MPP,” tandas Arief Rachman Witjaksono.
Proses Hibah
Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Blora siap mendukung upaya pendirian kantor imigrasi di Blora.













