GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Arisan Ikan Tombro sukses menyedot perhatian mancing mania di Grobogan. Puluhan penghobi memancing memadati Kolam Pemancingan Ikan Raja Pikat di Desa Lemahputih, Kecamatan Brati, Jumat (26/6/2026).
Para pemancing mania ini berkumpul malam itu untuk mengikuti agenda yang menggabungkan hobi, silaturahmi, dan kompetisi dalam suasana penuh keakraban.
Kegiatan Arisan Ikan Tombro itu menjadi ajang berkumpulnya mancing mania dari berbagai wilayah di Grobogan. Sejak pukul 20.00 WIB, area kolam telah dipenuhi peserta yang membawa perlengkapan memancing terbaik mereka untuk berburu ikan tombro yang disiapkan panitia.
BACA JUGA : Warung Bakmi Jowo di Purwodadi Terbakar Dini Hari, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
Suara kecipak air berpadu dengan gelak tawa peserta memecah suasana malam di kawasan Desa Lemahputih. Atmosfer hangat langsung terasa ketika para pemancing mulai menempati lapak yang telah disediakan.
Kolam Pemancingan Ikan Raja Pikat malam itu berubah menjadi pusat aktivitas para penghobi memancing. Mereka tidak hanya datang untuk mengejar hasil tangkapan, tetapi juga mempererat hubungan antarsesama anggota komunitas.
Kegiatan tersebut dikemas dalam konsep arisan memancing bersama yang menghadirkan nuansa berbeda dibanding lomba memancing pada umumnya. Kebersamaan menjadi nilai utama yang terus dijaga sepanjang acara berlangsung.
Pemilik sekaligus pengelola Kolam Pemancingan Ikan Raja Pikat, Hartoyo, tampak sibuk mengatur jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir acara.
Di tengah kesibukannya, Hartoyo tetap menyambut setiap peserta dengan ramah. Senyum hangat terus ia berikan kepada para tamu yang berdatangan ke lokasi.
Menurut Hartoyo, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda hiburan maupun bisnis semata. Ia ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh komunitas pemancing.
“Acara malam ini dikemas lewat arisan untuk menjaga tali silaturahmi. Biar semakin gayeng kami menaburkan ikan tombro subur yang lincah,” jelasnya.
Sebagai daya tarik utama, panitia menebarkan ikan tombro berukuran besar ke dalam kolam. Ikan-ikan tersebut menjadi target utama seluruh peserta sepanjang perlombaan.
Sesaat setelah peluit tanda dimulainya lomba dibunyikan, aroma umpan langsung memenuhi area kolam. Seluruh peserta segera melempar kail ke berbagai sudut kolam dengan harapan memperoleh strike lebih cepat.
Masing-masing pemancing mengandalkan racikan umpan andalan yang diyakini mampu memancing ikan keluar dari dasar kolam. Berbagai strategi diterapkan agar memperoleh hasil terbaik.
BACA JUGA : Bupati Award 2026 Diberikan kepada 15 Kategori Perorangan dan Kelompok
Panitia menerapkan aturan perlombaan secara terbuka sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan sportif dan nyaman.
Target setiap peserta pun sama, yakni membawa pulang ikan dengan bobot terbesar untuk meraih hadiah utama yang telah disiapkan panitia.
Ketegangan mulai terasa ketika proses pengundian nomor lapak berkode A1 dilakukan secara terbuka. Seluruh peserta menunggu giliran dengan penuh antusias.
Panitia juga menyediakan hadiah bagi juara ikan terberat mulai peringkat pertama, kedua, hingga ketiga. Hadiah tersebut semakin memacu semangat peserta selama lomba berlangsung.
Selain hadiah utama, peserta juga berkesempatan memperoleh bonus hiburan. Besaran bonus disesuaikan dengan jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Hartoyo menerapkan skema bonus sebesar Rp30 ribu yang dikalikan dengan total peserta. Sistem tersebut membuat nilai hadiah semakin menarik apabila jumlah peserta meningkat.
Sorak-sorai penonton beberapa kali menggema ketika joran peserta melengkung tajam akibat disambar ikan. Suasana kompetisi pun semakin hidup sepanjang malam.
Keakraban antarpeserta juga terlihat melalui candaan dan saling menggoda ketika ada peserta yang berhasil memperoleh strike maupun kehilangan ikan di depan bibir kolam.
Meski berlangsung selama tiga jam penuh, para peserta mengaku tidak merasakan waktu berlalu. Keseruan memancing membuat seluruh rangkaian acara terasa singkat.
Tepat pukul 23.00 WIB, panitia mengakhiri perlombaan. Seluruh hasil tangkapan kemudian ditimbang di bawah penerangan lampu kolam untuk menentukan para pemenang.
Raut puas tampak menghiasi wajah peserta. Baik yang berhasil membawa pulang hadiah maupun yang hanya memperoleh beberapa ekor ikan tetap menikmati jalannya kegiatan.
BACA JUGA : DPRD Desak Pemkot Tegal Evaluasi Hadirnya Tempat Hiburan Helen”s Night Mart di Kota Tegal
Bagi masyarakat Kecamatan Brati, kegiatan tersebut menjadi alternatif hiburan malam yang mampu menghadirkan suasana segar sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Pengelolaan Kolam Raja Pikat yang dilakukan Hartoyo dinilai berhasil mengubah aktivitas memancing menjadi hiburan rakyat yang diminati berbagai kalangan sekaligus mendukung geliat ekonomi mikro di kawasan pedesaan.
Arisan Ikan Tombro di Kolam Raja Pikat pun diharapkan terus digelar secara rutin. Para mancing mania menilai kegiatan seperti ini mampu memperkuat silaturahmi sekaligus menjadi agenda rekreasi yang selalu dinantikan masyarakat Grobogan.
Dengan konsep kebersamaan yang dipadukan kompetisi sehat, Arisan Ikan Tombro diyakini akan terus menjadi magnet bagi mancing mania di Grobogan, sekaligus memperkuat citra Kolam Raja Pikat sebagai destinasi favorit berburu strike ikan tombro di Kabupaten Grobogan.
TYA WIDYA













