WONOSOBO (SUARABARU.ID)-Polres Wonosobo menginisiasi kegiatan tanam jagung secara serentak di lahan milik Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nuur, Desa Gunungtawang, Kecamatan Selomerto, Rabu (6/8/2025).
Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan jajaran Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Baca Juga Babak Kualifikasi Cabor Menembak Porprov 2026 di Tiga Tempat
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan, SIK MMd an turut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat.
Hadir pula dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Wonosobo, Camat Selomerto, Danramil Selomerto, Kepala Desa Gunungtawang, Koordinator dan PPL Pertanian Kecamatan Selomerto.
Baca Juga PCNU dan PD Rifaiyah Wonosobo Tolak Usulan Lima Hari Sekolah bagi Siswa SD-SMP
Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan, SIK MM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung terselenggaranya kegiatan tanam jagung tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KH Khairulloh Nuruddin selaku pengasuh PP An-Nur Kalierang dan para santri, yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Baca Juga PPK Ormawa BEM Fastikom Unsiq Bangun Greenhouse sebagai Simbol Transformasi Pertanian di Wonosobo.
Kolaborasi Lintas Sektoral

Partisipasi dalam menggiatkan program ketahanan pangan juga dilakukan jajaran Mapolsek Selomerto dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyiapkan lahan dan menyukseskan kegiatan penanam tanaman jagung di lahan milik pesantren.
Baca Juga PKB Apresiasi Langkah Bupati Tolak Peternakan Babi di Jepara
Dia menambahkan, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan pangan, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi lahan produktif.
Sementara itu, Pengasuh PP An-Nnur KH Khairulloh Nuruddin menyambut baik keterlibatan Polres Wonosobo dan para pemangku kebijakan dalam menggerakkan sektor pertanian berbasis pesantren.
Baca Juga Kemenag Jepara dan Bank Permata Syariah Teken MoU: Perkuat Layanan Haji Satu Atap di PLHUT
Pihaknya mengapresiasi langkah Polres Wonosobo yang telah melibatkan pesantren sebagai mitra strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Apalagi saat ini banyak pesantren yang tengah mengembangkan enterpreneurship berbasis pertanian, peternakan dan perikanan
“Ini menjadi pembelajaran langsung bagi para santri untuk mencintai pertanian dan kemandirian pangan. Para santri selain belajar ilmu agama Islam, juga sudah banyak yang belajar ilmu pertanian, peternakan dan perikanan,” tandasnya.
Tanam jagung serentak ini diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara aparat, pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara optimal demi menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Muharno Zarka












