blank
Kontingen Jateng yang disiapkan ke Fornas VIII/2025, ditargetkan masuk 3 Besar. Foto: dok/ist

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Menjadi peserta tetap dalam setiap penyelenggaraan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas), Jawa Tengah kini menetapkan target masuk dalam 3 Besar Nasional.

Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Jawa Tengah, Edi Purwanto, saat melepas kontingen Jateng ke Fornas VIII, yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB), 26 Juli hingga 1 Agustus 2025, di komplek GOR Jatidiri, Semarang, belum lama ini.

”Ini bukan hanya harapan, tapi target realistis yang kami tetapkan. Dengan kekuatan 49 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), dan dukungan dari pemerintah serta masyarakat, kami optimistis Jateng mampu meraih posisi 3 Besar dalam Fornas tahun ini,” kata Edi Purwanto dengan penuh keyakinan.

BACA JUGA: Inspektorat Kudus Review Hasil Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi, Ada Dugaan Pelanggaran Administrasi

Menurutnya, pencapaian ini bukan semata tentang medali atau penghargaan, tetapi tentang legacy, bahwa olahraga masyarakat di Jateng mampu tumbuh, hidup, dan menjadi bagian penting dari budaya sehat di tengah masyarakat.

Seperti yang sudah dijadwalkan, keberangkatan kontingen Jateng terbagi dalam tiga kloter, tanggal 24, 26, dan 28 Juli 2025. Seluruh pegiat akan mengikuti semua event selama sepekan.

Jateng mengirimkan kontingen sejumlah 870 orang, yang terdiri dari 771 pegiat dan 99 ofisial. Mereka mewakili 49 Inorga yang telah terdaftar dalam sistim resmi Fornas, hingga batas waktu pendaftaran pada 16 Juli 2025 pukul 23.59 WIB.

BACA JUGA: Kontingen Porseni Madrasah Jepara ke Tingkat Jawa Tengah, Ditarget Juara Umum

Dari total itu, sebanyak 230 pegiat terfasilitasi dari dana hibah Pemprov Jateng melalui APBD. Sedangkan 640 pegiat lainnya, berangkat secara mandiri. Edi juga mengungkapkan, efisiensi menjadi prinsip utama dalam keberangkatan kontingen tahun ini.

”Kami awalnya hanya bisa memberangkatkan 120 pegiat, melalui jalur udara. Namun karena keterbatasan anggaran, kami ubah skema transportasinya, dengan menggunakan moda kapal laut. Dengan prinsip efisiensi dan kebersamaan, justru kuota bisa ditingkatkan hingga 230 orang yang difasilitasi,” jelas Edi Purwanto.

Dia menegaskan, semangat gotong royong dan solidaritas yang ditunjukkan para pegiat dan pendamping, menjadi cerminan semangat olahraga masyarakat yang sesungguhnya bukan hanya tentang prestasi, tapi juga nilai-nilai kebersamaan dan partisipasi.

BACA JUGA: Tokoh Lintas Agama dan Pejabat Hadiri Silaturahmi Kebangsaan V LDII Kebumen

Kontingen Jateng sendiri secara resmi telah dilepas Sekretaris Daerah Jateng, H Sumarno SE MM. Pelepasan secara simbolis dilakukan dengan penyerahan bendera pataka kepada Edi Purwanto, didampingi kepala Disporapar, Muhammad Masrofi SSos MSi.

Dalam keterangannya, Sekda menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh, atas semangat para pegiat yang akan bertanding dalam ajang Nasional dua tahunan itu.

Menurut dia, Fornas bukan sekadar perlombaan, tetapi ajang untuk menunjukkan kekuatan budaya olahraga masyarakat, sportivitas, dan semangat kebersamaan dari berbagai daerah.

BACA JUGA: Satresnarkoba Polres Wonosobo Tangkap Pemakai Sabu di Lingkar Utara

”Kami bangga kepada seluruh kontingen Jateng. Mari tampil maksimal, jaga nama baik provinsi, dan harumkan nama Jateng di kancah Nasional,” pinta Sumarno.

Sedangkan Muhammad Masrofi menyebutkan, penyelenggaraan Fornas merupakan refleksi dari pembangunan sektor olahraga, yang tidak hanya terfokus pada prestasi tinggi, tetapi juga menyasar seluruh lapisan masyarakat, agar hidup aktif, sehat, dan produktif.

Riyan