WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Terjadi lagi kebakaran kandang ternak gara-gara api bludukan. Kejadiannya berlangsung Jumat sore (25/7/25). Kandang ternak yang terbakar milik Agung Kurniawan, warga Dusun Ceper RT 02/RW 06, Desa Gemawang, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Ini menjadi musibah kebakaran yang ketigakalinya di Kabupaten Wonogiri dalam kurun waktu 6 hari terakhir ini. Perinciannya, dua kali kebakaran kandang ternak dan satu kali kebakaran rumah. Seperti pernah diberitakan, sebelumnya, kebakaran kandang ternak dan rumah dapur, terjadi Minggu malam (20/7/25), di Dusun Bolak, Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri. Pemicunya dari api bludukan.
Kemudian kebakaran rumah terjadi Kamis (24/7/25) di Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri. Pemicunya, karena lupa mematikan kipas angin, yang kemudian memicu terjadinya korsleting dan membakar kamar tidur di rumah Mursidi Basuki di Jalan Bima 12 Nomor: 3 Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, semalam, menyatakan, kebakaran kandang ternak milik Agung berlangsung Pukul 16.50. Begitu mendapatkan kontak permohonan bantuan pemadaman, Markas Induk Damkar Pemkab Wonogiri, langsung menurunkan 7 personel Fireman dengan membawa dua unit mobil brandweeer ke lokasi.
Pemadaman ditangani oleh Regu-4 Pimpinan Komandan Regu (Danru) Suswanto. Proses pemadaman berlangsung sampai Pukul 17.50, dengan mendapatkan bantuan dari Perangkat Desa Gemawang dan masyarakat. Tidak ada korban, 1 ekor sapi dan 10 ekor kambing, berhasil diselamatkan.
Pemicu kebakaran bersumber api dari bludukan yang dibuat di dekat kandang. Yakni perapian untuk penghangat ternak di waktu malam, serta asapnya berfungsi untuk mengusir nyamuk. Tapi tanpa disadari, nyala api bludukan membakar tumpukan jerami yang berada di dekatnya. Tiupan angin, membuat nyala api berkobar dan membakar kandang.(Bambang Pur)













