blank
Samuel Wattimena (kiri), menjadi narasumber di acara Jendela Negeri, yang ditayangkan TVRI Pusat. Foto: dok/ist

JAKARTA (SUARABARU.ID)– Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena menyatakan, perkembangan fashion, khususnya wastra atau kain tradisional Nusantara pada era digital ini, telah membawa kain batik dan tenun menjadi primadona.

Kehadiran wastra bahkan mendorong kebangkitan sektor UMKM, yang menjadikannya sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Samuel Wattimena sendiri menilai, kualitas bahan, warna alam, dan kemampuan menarasikan identitas produk, akan menjadi kunci daya jual produk wastra di era digital saat ini.

”Kita tahu, wastra sudah menjadi bagian dari kehidupan dan kebanggaan masyarakat. Ketika nilai-nilai identitas itu ditunggangi nilai ekonomi, maka kualitas dan upaya pengenalan atau narasi akan jadi penentu daya jual di era digital,” kata Samuel, saat jadi bintang tamu dalam program siaran Jendela Negeri, yang dipandu Sheira Theresia dan Sammy Bastian, di Studio TVRI Jakarta, Rabu (16/7/2025).

BACA JUGA: Operasi Patuh Candi 2025 di Grobogan, Sat Lantas Gelar Ramp Check & Penindakan Pelanggar Kasat Mata

Perancang busana kenamaan itu mengakui, pada masa lalu, wastra adalah sarana komunikasi untuk menghadirkan kebudayaan suatu daerah. Tetapi 50 tahun terakhir, sudah jadi potensi ekonomi.

Samuel yang pada siaran TV Nasional itu mengenakan paduan busana endek (kain tradisional Bali) dengan selempang tenun Timor, menjelaskan, ketika wastra dijadikan potensi ekonomi, maka yang harus diperhatikan adalah quality dan narasi.

Pada kesempatan itu, mantan Stafsus Kementerian Koperasi dan UKM itu juga menggambarkan, tren wastra dengan chemical colour yang lebih menyala, tergeser oleh wastra dengan warna alam.

BACA JUGA: Bupati Kudus dan Istri Dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda GenRe, Komitmen Wujudkan Remaja Sehat dan Berdaya Saing

”Pasar mancanegara lebih memilih produk yang environment friendly atau ramah lingkungan, saat membeli produk dari negara lain. Wastra yang ramah lingkungan, lebih disukai dan tahan lama, karena sudah melalui proses yang panjang,” terangnya.

Samuel yang juga Legislator DPR RI dari Dapil Jawa Tengah I (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Kota Salatiga) itu merasa gembira, karena generasi muda begitu euforia dengan berbagai wastra Nusantara. Menurutnya, karena mereka telah menjadi bagian dari masyarakat dunia.

Riyan