MAGELANG (SUARABARU.ID) –Sebanyak 12 regu tenis lapangan se eks-Karesidenan Kedu dan Surakarta mengikuti babak kualifikasi Porprov Jateng, di Lapangan Tenis Moncer Serius, kompleks Sport Center Sanden, Kota Magelang, 11-13 Juli 2025. Kegiatan itu dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Kabupaten Magelang, Mulyanto, Jumat (11 Juli 2025).
Ketua Panitia, Puguh Wijoyo, menjelaskan, even itu diikuti 12 regu. Yakni dari Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Purworejo, Temanggung, Wonosobo dan Kebumen. Selain itu dari Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, dan Boyolali.
Setiap tim terdiri enam orang regu putra dan regu putri. Terdiri pelatih satu orang, ofisial satu orang dan pemain empat orang. Dari jumlah itu yang lolos dua regu putra dan putri.
Puguh Wijoyo menambahkan, dalam kualifikasi itu khusus tim dari Sukoharjo tidak ikut main, karena peringkat nilai pemainnya (PNP) tinggi. Regu putra Sukoharjo dengan nilai PNP 14 dan 35, sedangkan regu putrinya 5 dan 10.
Dalam pertandingan beregu jumlah pesertanya empat orang. Dua orang umur maksimalnya 20 dan minimal 13 tahun. Sedangkan pemain yang dua orang usianya bebas. “Empat empatnya harus main semua,” katanya.
Bagi yang kalah masih diberi kesempatan untuk ikut kategori perorangan. Terdiri single putra, single putri, dobel putra,
dobel putri dan ganda campuran.

Pertandingan babak pertama indoor, adalah Brandon dari Wonosobo melawan Faisal Adiputra asal Kabupaten Magelang.
Bangga
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Disparpora, Mulyanto, merasa sangat bangga dan bersyukur, karena Magelang kembali dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi. Kehadiran para atlet terbaik menjadi bukti nyata bahwa olahraga adalah perekat kebhinekaan dan wadah persatuan bangsa.
Disebutkan, berdasarkan Peraturan KONI Jawa Tengah tentang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sebelum dilaksanakan Porprov harus diadakan kualifikasi untuk menentukan pesertanya. Korwil I dilaksanakan di Kabupaten Jepara, Korwil II di Kabupaten Magelang dan Korwil III di Kabupaten Banjarnegara.
“Kami mengajak seluruh atlet untuk bertanding dengan semangat juang yang tinggi, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, serta menjaga nama baik daerah masing-masing. Jadikanlah pertandingan ini sebagai ajang pembelajaran dan pembentukan karakter, bukan sekadar perebutan medali,” katanya.
Sementara kepada para wasit dan juri, dia berharap agar dapat menjalankan tugas dengan profesional, adil, dan berintegritas, demi menjaga kredibilitas kompetisi.
Kepada panitia dan seluruh stakeholder penyelenggara, dia mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan sinergi yang telah terjalin dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Eko Priyono













