blank
Warga Genjahan Siram Tanaman Jagung di Musim Kemarau, Jumat 11 Juli 2025. Foto: Kudnadi Saputro Blora

BLORA (SUARABARU.ID) — Untuk meningkatkan hasil pertanian, petani jagung di Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora harus menyiram air, menggunakan ember dan ceret, untuk kesuburan tanaman jagung agar berhasil baik, memasuki musim kemarau ini, Jumat 11 Juli 2025.

Pemilik lahan jagung warga Genjahan, Yasmin menyampaikan bahwa Memasuki musim kemarau, ketersediaan air di Blora menjadi masalah utama pertanian.

“Kami rutin melakukan penyiraman setiap hari agar tanah tetap lembab dan tanaman tidak layu,” ujar Yasmin.

Disampaikan, penyiraman tanaman menggunakan air dari sumur bor, diangkat menggunakan ember lalu dibagi ke wadah khusus.

“Untuk memudahkan penyiraman, kami menggunakan wadah khusus yaitu ceret,” ucap Yasmin.

Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 06/Jiken, Serka Suparjo, aktif melakukan pendampingan pertanian di wilayah binaannya. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membantu penyiraman tanaman jagung milik warga di Desa Genjahan, Kecamatan Jiken.

Saat turun langsung ke lahan pertanian milik warga Genjahan, Babinsa Koramil 06/Jiken, Serka Suparjo  membantu melakukan penyiraman tanaman menggunakan air dari sumur bor.

“Hari ini kami bantu menyiram tanaman jagung dengan air sumur bor. Di musim kemarau seperti ini, rutin melakukan penyiraman,” kata Serka Suparjo.

Lebih lanjut, Serka Suparjo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI melalui Babinsa untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan nyata bagi para petani dalam menjaga produktivitas pertanian.

“Kami hadir untuk meringankan beban petani, sekaligus mendukung peningkatan kualitas tanaman jagung. Harapannya, ini bisa berdampak pada hasil panen yang lebih baik,” imbuh Serka Suparjo.

Dikemukakan, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari program pendampingan pertanian yang rutin dilakukan Babinsa di berbagai wilayah.

“Ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Serka Suparjo.

Kudnadi Saputro