WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo, menegaskan tentang pentingnya menjaga situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif. Bersamaan itu, juga dikedepankan mengenai pentingnya untuk saling menghormati nilai-nilai persaudaraan dalam berorganisasi.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, penegasan Kapolres tersebut disampaikan Sabtu (21/6/25), saat memberikan sambutan pengarahan dalam upacara pendadaran pesilat yang dilakukan secara massal. Upacara pendadaran dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Giri Mandala Kabupaten Wonogiri.
Acara ini, diikuti oleh warga baru sebanyak 476 pesilat yang berasal dari 23 ranting Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Parluh-16 se-Kabupaten Wonogiri.
Untuk menjaga agar pelaksanaannya berjalan aman, tertib dan lancar, Polres melakukan pengamanan sejak dari pemberangkatan dan pemulangan semua peserta. Mereka, masing-masing dikawal oleh personel Polsek se jajaran, untuk memastikan terjaminnya keamanan selama kegiatan berlangsung.
Bersamaan itu, sebelumnya juga dilakukan apel pengamanan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin. Apel kesiapsiagaan pengamanan secara terpadu ini, diikuti oleh jajaran personel Polres dar berbagai satuan, beserta melibatkan pula aparat keamanan dari instansi terkait. Termasuk para prajurit TNI AD dari Kodim 0728/Wonogiri dan para anggota Satpol-PP. Pengamanan, juga melibatkan para pendekar silat yang menjadi Korlap dari internal PSHT. Sehingga jumlah total personel pengamanan mencapai sebanyak 275 orang.
Persaudaraan
Dalam pengarahannya, Kapolres, menekankan pentingnya menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta menghormati nilai-nilai persaudaraan dalam berorganisasi. Tujuannya, agar seluruh peserta yang mengikuti kegiatan, dapat dengan tertib dan tidak melanggar ketentuan yang telah disepakati bersama.
Kapolres melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, berkat kerjasama yang solid dari semua pihak yang terlibat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Untuk diketahui, PSHT adalah singkatan dari Persaudaraan Setia Hati Terate. Yakni sebuah perguruan silat yang berpusat di Madiun, Jawa Timur. Organisasi ini, didirikan pada Tahun 1922 oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo. Tujuan utama, untuk membentuk manusia berbudi luhur melalui latihan pencak silat.
Dalam sejarah persilatan di Nusantaram, PSHT juga dikenal sebagai salah satu organisasi silat yang ikut mendirikan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada Tahun 1948.(Bambang Pur)













