MAGELANG (SUARABARU.ID) – Ratusan pegiat sepeda dari berbagai komunitas berpartisipasi pada kegiatan ‘ Gowes Ramah Iklim dan Tebar Ikan’ yang diselenggarakan Minggu (8/6)
Kegiatan ini digagas Gerakan Magelang Bike dalam rangka peringatan Hari Sepeda Dunia 3 Juni, dan Hari Lingkungan Hidup Dunia, 5 Juni.
Acara ini diikuti berbagai usia. Antara lain Drg Dewi bersama suami di usia lebih dari 60 tahun, dan baru sekali ikut kegiatan ini. Kedua lansia merasa senang serta mengapresiasi kegiatan ini. Banyak dari peserta adalah generasi muda yang peduli dengan lingkungan.
“Tidak sekedar bersepeda, kami berbuat untuk menjaga lingkungan,’’ kata Koordinator Acara Gowes Ramah Iklim dan Tebar Ikan, Siska Sriyoga.
Lelaki yang biasa dipanggil Mas Yoga itu mengungkapkan kegiatan ini juga sekaligus wujud kepedulian pegiat sepeda Magelang terhadap kondisi lingkungan yang memburuk akibat perubahan iklim. Salah satunya dampak penggunaan energi fosil kendaraan bermotor yang makin masif. “Bersepeda adalah solusi tanpa polusi”, tegasnya.
Gowes ramah iklim dan tebar ikan start di Tugi Aniem Alun-alun Kota Magelang dengan jarak tempu sejauh sejauh 17 km. Kegiatan ini dapat kurangi emisi karbon 3,84 kg CO2 per orang, dengan waktu tempuh 1,5 jam melintasi pedesaan dan perkotaan.
Di lokasi finish di bawah Jembatan Suwito Suwigo Kali Progo yang menghubungkan Kota dengan Kabupaten Magelang, seribu benih ikan salem dilepas oleh perwakilan pesepeda. Tidak hanya itu, pesepeda juga memungut dan kumpulkan sampah di kawasan sungai sebagai bentuk kepedulian lingkungan.

Bibit ikan dibeli secara patungan oleh pegiat sepeda dan pemilihan jenis nya sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait, supaya agar tidak merusak ekosistem di sungai tersebut.
Selain mengikutsertakan pesepeda, gower ramah lingkungan kali ini juga melibatkan Komunitas Paguyuban Peduli Kali Magelang dan BPBD Kota Magelang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian dihubungi terpisah menyambut baik kegiatan semacam ini. Menurutnya, masyarakat harus berperan aktif dalam pencegahan bencana akibat perubahan iklim. Tidak hanya itu, kolaborasi kegiatan ini adalah untuk mendukung program Wali Kota Magelang. Yaitu ngrawat Magelang dan program resik kali.
Masyoga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan dan ekosistem. (Doddy Ardjono)













