KUDUS (SUARABARU.ID) – Para jamaah haji asal Kudus dilaporkan sudah banyak yang menyelesaikan lontar Jumroh Aqobah. Mereka juga sudah bisa melakukan tahallul serta melepas kain ihrom.
Situasi tersebut cukup melegakan setelah sehari sebelumnya para jamaah haji asal Kudus kloter 49 dan 50 dilaporkan harus berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina lantaran keterlambatan bus penjemput. Dan yang lebih melegakan, seluruh rombongan asal Kudus dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah, rombongan kami dalam keadaan baik. Tidak ada jamaah haji yang meninggal dunia. Yang sakit juga sudah dirawat di RS Indonesia yang sebelumnya tidak diperbolehkan oleh pemerintah Saudi,”kata Sulistiono, salah satu Jamaah Haji Kudus melalui pesan whatsapp, Sabtu (7/6/2025).
Menurut Sulistiono, rata-rata para jamaah haji asal Kudus sudah menyelesaikan lontar Jumroh Aqobah yang kemudian disusul tahallul. Artinya, para jamaah tersebut sudah bisa melepas kain ihrom.
Dia juga menyebutkan sebagian jamaah haji sudah mulai menjalankan tawaf ifadah di Masjidi Haram.
Lontar jumrah Aqabah merupakan salah satu rukun haji yang dilaksanakan pada pada 10 Zulhijjah. Prosesi ini akan dilanjutkan dengan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada Hari Tasyriq.
Bagi jemaah yang mengambil nafar Awal, mereka akan kembali ke Makkah pada 12 Zulhijjah sebelum terbenam matahari. Sementara itu, jemaah yang mengambil Nafar Tsani akan kembali ke Makkah pada 13 Zulhijjah 1446 H untuk menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
Sementara, berdasarkan laporan resmi Kementerian Agama RI, seluruh jamaah haji asal Indonesia telah menyelesaikan puncak rangkaian haji di Arafah. Seluruh jamaah haji Indonesia juga telah meninggalkan Muzdalifah pada Jumat, 10 Dzulhijah 1446 H.
Ali Bustomi













