blank
Panitia mempersiapkan pemotongan hewan kurban. Foto: Sub

JEPARA (SUARABARU.ID) -Idul Adha identik dengan makan daging karena pada momen tersebut kaum muslimin disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang mampu untuk meneladani syariat Nabi Ibrahim AS. Semangat itulah yang menguatkan kedua masjid di Petekeyan, yakni masjid Baitu Hidayatit Taqwa dan masjid Baiturrohim untuk berbagi zonasi dalam penyaluran daging qurban dengan harapan pada momen Idul Adha tersebut seluruh warga desa Petekeyan dapat menikmati daging kurban.

Joyo Suwarno, Ketua Panitia Kurban masjid Baitu Hidayatit Taqwa mengatakan bahwa sasaran penyaluran daging kurban meliputi 10 RT mulai dari RT. 01 sampai RT. 10 dengan jumlah 1350 KK. Sementara panitia kurban masjid Baiturrohim berkonsentrasi di wilayah RT. 11 sampai dengan RT. 20 dengan jumlah 1200 KK. Dengan demikian seluruh warga Petekeyan yang memiliki wilayah 20 RT akan menjadi sasaran pembagian daging kurban.

blank
Peserta menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada Pengurus Masjid. Foto: Sub

” Alhamdulillah, Panitia Kurban masjid Baitu Hidayatit Taqwa tahun ini mendapat amanat 1 ekor kerbau, 10 ekor sapi, dan 16 ekor kambing sehingga zonasi yang telah kami sepakati dengan Panitia Kurban masjid Baiturrohim dapat kami laksanakan dengan baik, bahkan daging qurban dapat kami salurkan juga kepada yatama yang ada di Petekeyan,” tutur Joyo Suwarno

Sukarman, Ketua Panitia Kurban masjid Baiturrohim membenarkan kesepakatan tentang berbagi zonasi antara masjid Baitu Hidayatit Taqwa dengan masjid Baiturrohim, bahkan kesepakatan tersebut menurut Sukarman telah berjalan bertahun- tahun sehingga memudahkan Panitia Kurban untuk membagi daging qurban sesuai zonasi wilayahnya. Hal tersebut berdampak positif bagi warga Petekeyan karena momentum kebersamaan untuk menikmati daging kurban dapat menyentuh seluruh warga desa Petekeyan.

blank
Panitia menguliti kambing kurban. Foto: Sub

Menurut Sukarman tahun ini masjid Baiturrohim diamanati masyarakat untuk menyembuhkan dan menyalurkan hewan qurban sebanyak 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

Penyembelihan hewan kurban di dua masjid mengalami peningkatan kuantitas. Hal tersebut di samping dipicu kesadaran kaum muslimin untuk berkurban yang semakin meningkat, juga berkat kebijakan Panitia Kurban yang tepat sehingga kepercayaan masyarakat semakin bertumbuh.

blank
Panitia gotong royong menguliti hewan kurban. Foto: Sub

Ma’ruf, Sekretaris Panitia Kurban masjid Baitu Hidayatit Taqwa menuturkan bahwa seluruh Panitia Kurban tidak diperkenankan membawa daging qurban yang menjadi haknya. Hal tersebut untuk menghindari syakwasangka dari masyarakat. Panitia khusus akan mengantarkan daging qurban milik Panitia ke rumahnya, tidak dibawa oleh Panitia Kurban.  Demikian pula, daging qurban yang menjadi milik peserta akan diserahkan secara khusus oleh Seksi distribusi. Jadi, tidak sembarang Panitia yang mengantarkan daging qurban untuk Panitia maupun peserta

Pembagian zonasi penyaluran daging qurban mendapat respon yang positif dari masyarakat. Para peserta merasa puas terhadap kinerja Panitia Kurban di masjid sehingga para peserta tidak ribet mempersiapkan segala sesuatu ketika berkurban. Mereka tinggal menyaksikan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Kurban kelompok di masjid dibagi 2 macam.  Ada yang datang dari keluarga, namun ada juga hasil patungan berkelompok 7 orang karena dalam syariat Islam qurban 1 ekor sapi/ kerbau bisa diperuntukkan untuk 7 orang.

Hadepe –  Sub