SEMARANG (SUARABARU.ID) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menyatakan, nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Pancasila harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Pancasila ini harus kita laksanakan, bukan hanya tekstualnya saja, tapi harus kita dilaksanakan,” kata Taj Yasin usai memimpin Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat provinsi, di halaman kantor Gubernur Jateng pada Senin, 2 Juni 2025.
Menurut dia, nilai-nilai itu bisa ditanamkan melalui pendidikan. Oleh karenanya, ia mendorong kepada anak-anak agar bisa mengenyam pendidikan wajib di daerahnya masing-masing.
Dia juga mendorong kepada para orang tua agar turut menyukseskan pendidikan anak-anaknya.
Sebab, lanjut Taj Yasin, di Jateng masih ada fenomena anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah setelah lulus SMP, lantaran dianggap sudah mampu bekerja. Menurutnya, pandangan seperti itu harus diluruskan.
“Minimal dengan ijazah SMA, mereka memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak,” lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berinovasi dalam sektor pendidikan agar mampu menjangkau semua warganya.
Beberapa program terbaru telah diluncurkan, seperti Sekolah Menengah Atas Negeri Keberbakatan Olahraga (SMANKO).
Selain itu, pada 2025 ini juga sedang menjalankan program kemitraan dengan SMA/SMK swasta di wilayahnya. Melalui program ini, Pemprov Jateng membuka lebar akses pendidikan gratis bagi siswa miskin di wilayahnya.













