JEPARA (SUARABARU.ID) — Dalam upaya memperkuat fondasi keagamaan dan membangun sumber daya manusia yang unggul berlandaskan nilai-nilai Islam, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Kemujan bersama PR Muslimat NU, PR Fatayat NU, dan PR GP Ansor Kemujan Karimunjawa menggelar pengajian bersama pada Sabtu (31/5-2025) malam di Desa Kemujan, Karimunjawa. Ini juga sebagai pembukaan (kick off) pengajian yang selanjutnya akan diagendakan secara rutin setiap bulan.
Kegiatan ini didukung oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Pamoja, sebagai bentuk sinergi antara pembangunan spiritual dan penguatan masyarakat berbasis komunitas lokal.
Pengajian menghadirkan Dr. K. Abdul Wahab Saleem, S.Sos., M.Si. sebagai pembicara utama. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menyiapkan generasi yang tidak hanya cakap dalam ilmu duniawi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak mulia sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Materi pengajian merujuk pada dua kitab klasik yang sarat nilai tasawuf dan pendidikan karakter: “Mukhtasar Ihya’ Ulumuddin” karya Imam Al-Ghazali, serta “Al-Risalah Jami’at Al-Maqashid” karya Hadratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari. Kedua kitab ini dijadikan rujukan utama untuk menggali nilai-nilai keislaman yang relevan dalam pembentukan pribadi muslim yang utuh dan berdaya.
“Sumber daya manusia yang sejati bukan hanya yang menguasai teknologi, tetapi yang mampu menyeimbangkan ilmu dengan adab, dunia dengan akhirat, dan nalar dengan nurani,” tutur Dr. k. Abdul Wahab dalam pengajiannya .
Kegiatan ini mempersiapkan sumber daya manusia seiring dengan berkembangnya yg Karimunjawa, yang kini semakin dikenal tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai wilayah yang aktif membangun kualitas hidup masyarakatnya melalui pendidikan dan spiritualitas.
Selain merujuk pada 2 (dua) kitab tersebut, peserta atau jamaah juga bisa mendiskusikan tentang persoalan keseharian, seperti misal, kondisi sosial, ekonomi, serta lingkungan.
Acara ini disambut antusias oleh masyarakat, mulai dari kalangan pemuda hingga orang tua, yang memadati tempat pengajian sejak sore hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar warga dan penguatan organisasi keislaman di tingkat akar rumput.
Dengan kegiatan ini, para penyelenggara berharap dapat terus melahirkan kader-kader umat yang memiliki integritas, spiritualitas tinggi, serta komitmen kuat terhadap pengabdian sosial dan lingkungan lestari di Kemujan dan Karimunjawa pada umumnya.
Hadepe – Rouf













