blank
Pemotongan pita dilakukan A Kholiq Arif menandai grand opening PT Farzana Makmur Aza Wonosobo. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Salah satu Biro Umroh dan Haji di Wonosobo, yakni PT Farzana Makmur Aza (FAMAZA) melakukan grand opening atau pembukaan kantor baru di Aroma Caffe, Tembelang Rojoimo Wonosobo, Kamis (29/5/2025).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Wonosobo periode 2004-2014 A Kholiq Arif, Kepala Kantor Kementerian Agama Panut, Staf Ahli Bupati Kristiana Dewi, Kepala BKD Tri Antoro, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agus Wibowo dan Imam Masjid Agung Jami’ KH Arif Romadlon.

Grand opening ditandai pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng. Pita digunting oleh A Kholiq Arif disaksikan seluruh tamu undangan. Adapun tumpeng dipotong oleh Dirut FAMAZA H Murod Al Baehaqi untuk selanjutnya diserahkan Imam Masjid Agung Jami’ KH Arif Romadlon diteruskan dengan doa bersama.

blank
Pemotongan tumpeng dilakukan oleh PT Farzana Makmur Aza Wonosobo, H Murod Al Baehaqi. Foto : SB/Muharno Zarka

Direktur Utama FAMAZA H Murid Al Baehaqi menyebut Biro Umroh dan Haji miliknya lahir 5 Mei 2025, bersamaan dengan keluarnya surat ijin penyelenggaraan Umroh dan Haji dari Kementerian Agama RI.

“Namun kami sebenarnya mulai membuka layanan umroh dan haji sejak tahun 2020 lalu. Waktu itu, kami masih jadi bagian dari cabang Biro Umroh dan Haji PT Firdaus Mulia Abadi (FMA) yang berkantor di Solo. Karena pandemi Covid-19, kami sempat vakum dan baru aktif lagi di tahun 2022,” kisahnya.

Kali pertama memberangkatkan umroh, lanjut dia, cuma 3 orang termasuk dia sendiri. Lantaran masih dalam suasana pandemi corona, umroh yang mestinya selesai 12 hari, hingga selama 30 hari atau sebulan penuh.

Kartu Nusuk

“Sebab, kala itu, masih ada proses sweeping, pemeriksaan swab dan harus ada karantina terlebih dahulu di Wisma Atlet Jakarta sebelum pulang ke rumah. Setelah dinyatakan benar-benar sehat jemaah baru diperbolehkan pulang,” katanya.

Dia memohon doa restu pada semua tamu undangan dan mengucapkan terima kasih kepada jemaah haji dan umroh yang telah mempercayakan kepadanya. Pihaknya ingin berkontribusi untuk menjadi penyelenggara ibadah ke tanah suci dengan baik, aman, nyaman dan lancar.

Staf Ahli Bupati Wonosobo Kristiana Dewi mengucapkan selamat dan sukses atas grand opening PT Farzana Makmur Aza. Dia berharap Biro Umroh dan Haji ini bisa jadi referensi masyarakat untuk melakukan ibadah ke tanah suci.

“Kami berharap Biro Umroh dan Haji FAMAZA Wonosobo bisa mengawal jemaah dengan baik karena sudah punya legalitas resmi dari Kementerian Agama RI. Pastikan bahwa jemaah umroh dan haji bisa terlayani dengan baik. Mereka bisa mendapatkan keberkahan dan kemakmuran haji dan umroh,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Wonosobo Panut juga berharap FAMAZA bisa jadi rujukan masyarakat untuk ibadah umroh dan haji. Regulasi pelaksanaan umroh dan haji dari Arab Saudi setiap tahun berubah-ubah dan harus dipahami biro penyelenggara umroh dan haji plus.

“Sejak tahun lalu hingga tahun ini, sudah diperlukan kartu Nusuk. Semua jemaah umroh dan haji harus punya kartu itu. Jika tidak maka tidak bisa masuk Armuzna dan tidak bisa melakukan ibadah haji maupun umroh. Semua Biro umroh dan haji harus punya integritas dan bisa mengikuti regulasi yang ada,” tandasnya.

Muharno Zarka