blank
Pemotongan pita oleh Wakil Dekan FTI, Hendry, S.Kom, M.Kom, Ph.D., dan Kaprodi DKV Birmanti Setia Utami, S.Sn., M.Sn. Foto: UKSW

Karya yang merupakan hasil kolaborasi dengan Komunitas Sahabat Tuli Salatiga ini menghasilkan perpaduan apik antara visual, musik yang emosional, dan ekspresi bahasa isyarat sehingga berhasil memikat para pengunjung dan membuka kesadaran akan pentingnya representasi dunia kreatif.

Puluhan karya tersebut berhasil melukis pengalaman baru bagi para pengunjung. Salah satu pengunjung Nafisa Alaya Neifa siswi kelas XI dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 11 Semarang mengaku terkesan dengan kreativitas dari karya yang dipamerkan. “Ini kali pertama saya mengunjungi pameran yang digelar oleh Prodi DKV FTI. Saya merasa kagum dengan semua karya yang dipamerkan, sangat kreatif, menarik, dan menambah wawasan saya sebagai siswa,” bebernya.

Alumni Talk

Di sisi lain, para mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti sesi Alumni Talk bersama tiga alumni Prodi DKV yang telah berkarya di industri kreatif. Mereka adalah Reynaldi seorang Photographer, Ines Miryam seorang Animator dan Ilustrator, serta Aditya Arya seorang 3D Artist. Melalui sesi ini, mahasiswa mendapatkan pengetahuan, menambah wawasan, dan mendapatkan pengalaman karier di bidang kreatif seperti desain, animasi, dan 3D art.

Diskomvision 2025 masih akan berlangsung hingga Rabu (21/05/2025) mulai pukul 08.30 WIB hingga 21.30 WIB di Graha Korpri Salatiga dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lomba mewarnai, talk show dari Komunitas Sahabat Tuli Salatiga, penampilan band dan etnis, serta penampilan dari guest star.

Pameran karya ini menandaskan komitmen UKSW untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 pendidikan berkualitas. Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 64 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 28 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat.

Ning S