
Relasi favorit selama masa mudik dan balik didominasi oleh tujuan Jakarta, disusul Surabaya dan Bandung. Rute jarak pendek seperti Semarang – Pekalongan – Tegal – Purwokerto PP serta Semarang – Grobogan – Blora PP juga menjadi pilihan utama para pemudik lokal.
2.380 perjalanan KA
Selama masa Angkutan Lebaran, terdapat yang melintasi Daop 4 Semarang atau rata-rata 108 perjalanan KA per hari.
“Ddengan 760 di antaranya merupakan KA yang diberangkatkan dari wilayah ini (rata-rata 34 perjalanan per hari),” kata Franoto.
Dari sisi ketepatan waktu, performa KAI Daop 4 Semarang sangat membanggakan dengan On Time Performance (OTP) keberangkatan mencapai 99,34%, dan OTP kedatangan mencapai 96,40%.
Total 535.282 tiket disediakan selama periode ini, dengan tingkat penjualan mencapai 100%, dan diperkirakan masih akan terus meningkat hingga malam ini.
“Jika dibandingkan dengan masa Angkutan Lebaran 2024, terjadi kenaikan sebesar 4 persen, di mana pada tahun lalu tercatat melayani 1.046.435 penumpang,” ungkap Franoto.
Franoto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya kepada layanan kereta api.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan setia yang telah memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana perjalanan selama masa angkutan Lebaran ini. Kepercayaan masyarakat adalah motivasi kami untuk terus berbenah dan memberikan layanan terbaik,” ujarnya.
KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan evaluasi menyeluruh pasca-Angkutan Lebaran, demi peningkatan pelayanan di masa mendatang.
“Setelah angkutan Lebaran ini, kami akan terus meningkatkan fasilitas baik di stasiun maupun di atas kereta, agar layanan KAI semakin prima dan menjadi pilihan utama masyarakat, tak hanya saat Lebaran, tapi juga untuk liburan dan perjalanan lainnya,” tutupnya.
Hery Priyono













