
“Ada sekitar 33 penghargaan diantaranya Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Madya, Kabupaten Layak Anak Tingkat Madya, Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan OMBUDSMAN Republik Indonesia, Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024, Penghargaan IGA Award 2024 sebagai Kabupaten Terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri, dan juga penghargaan lainnya,” ungkap Bupati Blora.
Terhadap beberapa target daerah dan prestasi yang berhasil dicapai, pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi semua pihak dalam mengharumkan nama Kabupaten Blora baik di tingkat regional maupun nasional.
“Namun, kami sadari terhadap beberapa target daerah yang belum tercapai, masih terdapat kekurangan dan keterbatasan kami. Mohon maaf dan tentunya kami mengajak seluruh stakeholder untuk terus berpartisipasi aktif sesarengan mbangun Blora maju dan berkelanjutan,” pinta Bupati Blora.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Blora juga menyampaikan terkait ringkasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
Berkaitan dengan Pendapatan Daerah Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2024 ditargetkan mencapai Rp2.647.221.010.000,00dengan realisasi sebesar Rp2.661.049.048.949,00 atau sebesar 100,52 persen.
Ini melebihi target yang ditetapkan. Pendapatan Daerah dimaksud terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan transfer, serta Lain-Lain Pendapatan Yang Sah, imbuh Bupati Blora.
PAD Melebihi Target
Bupati Blora mengungkap bahwa untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2024 realisasinya melebihi target yang telah ditentukan.
“Target PAD sebesar Rp 427.788.564.000,00 dengan realisasi sebesar Rp 445.681.339.040,00 atau sebesar 104,18%,” ucap Bupati Blora.
Kemudian berkaitan dengan pendapatan transfer, disampaikan bahwa target Pendapatan Transfer sebesar Rp2.219.432.446.000,00 dengan realisasi sebesar Rp2.215.368.026.930,00 sebesar atau 99,82%.
Sedangkan untuk lain-lain pendapatan yang sah Kabupaten Blora di tahun 2024 tidak memiliki pendapatan yang bersumber dari Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah.
Selanjutnya, untuk Belanja Daerah Kabupaten Blora pada Tahun Anggaran 2024 dialokasikan sebesar Rp2.711.048.053.588,00 dengan realisasi belanja sebesar Rp2.639.321.071.408,00 atau 97,35 persen.
Sedangkan, dari segi Pembiayaan Daerah Tahun Anggaran 2024 terdiri dari target Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp 129.427.043.588,00 dengan realisasi sebesar Rp114.555.366.588,00 atau 88,51 persen.
“Pengeluaran Pembiayaan Daerah dialokasikan sebesar Rp 65.600.000.000,00 dengan realisasi sebesar Rp 49.842.586.000,00 atau 75,98 persen, dari realisasi pendapatan, belanja daerah dan pembiayaan daerah, SILPA sebesar Rp 86.441.075.129,00,” tandas Bupati Blora.
Kudnadi Saputro