SEMARANG (SUARABARU.ID)– Wali Kota Semarang, Dr Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos, menyatakan berpamitan kepada warga Nahdlatul Ulama (NU), Kota Semarang. Mbak Ita, sapaan akrabnya menyebut, saat ini tinggal menghitung hari, karena akan berganti pemerintahan yang baru.
”Saya mohon pamit, mungkin selama memimpin Kota Semarang ada kesalahan, mohon dimaafkan. Apalagi saya orang NU, menjadi Dewan Pakar Muslimat NU Kota Semarang,” kata dia dengan nada terbata-bata, di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Jalan Puspogiwang I no 47 Semarang, Sabtu (1/2/2025).
Didampingi Kabag Kesra Ali Sofyan, Kepala Seksi Pondok Pesantren Kantor Kemenag Kota Semarang Tantowi Jauhari, dan Camat Semarang Barat Elly Asmara, Mbak Ita hadir dalam acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-102 Nahdlatul Ulama.
BACA JUGA: Terkait Kasus Geng Rusia di Bali, Perketat Pengawasan WNA
Pada kesempatan itu, juga dilakukan peletakkan batu pertama pembangunan Gedung Markas Besar (Mabes) NU Kota Semarang. Bangunan Kantor Mabes NU itu akan menjadi kantor sekaligus pusat bisnis Nahdliyin.
Wakil Ketua PCNU Kota Semarang, Agus Fathuddin Yusuf menjelaskan, Harlah NU biasanya diperingati dua kali setahun, menggunakan kalender masehiyah sekaligus kalender hijriyah. ”Yang Masehi 31 Januari 1926, yang hijriyah 16 Rajab 1344,” ujar Agus.
Hadir pada acara itu, Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Laziznu Moh Mahsun, para anggota DPRD Kota Semarang dari NU, Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU se-Kota Semarang, serta pimpinan badan otonom, lembaga dibawah NU.
BACA JUGA: Kapolres Jepara Pimpin Patroli Skala Besar, Sinergi Wujudkan Keamanan Wilayah
Dalam keterangannya, Kiai Darodji merasa yakin, bangunan Mabes NU Kota Semarang ini, akan segera berdiri dan bisa dimanfaatkan. ”Apalagi ada 22 anggota DPRD Kota Semarang dari NU. Kalau sampai tidak rampung, kebangetan,” tutur dia.
Keyakinan yang sama juga disampaikan Prof Noor Achmad MA. Menurut dia, dengan gotong royong warga NU Kota Semarang, didukung pemerintah dan para aghnia, dirinya yakin Gedung Mabes NU Kota Semarang itu akan segera terwujud.
Riyan













