Perpustakaan Unissula menggelar pemilihan duta baca 2024. Acara ini sekaligus memperingati milad UPT Perpustakaan yang ke- 56. Setelah proses seleksi, terpilih duta baca 2024 dari kalangan mahasiswa yaitu Abdul Ghofur (FAI) dan Pingqi Meila Cahyani (FBIK). Mereka resmi menjadi duta baca setelah menyisihkan 10 finalis lainnya. Adapun aspek penilaian meliputi pengetahuan pemahaman literasi, penguasaan public speaking, penampilan dan mengaitkan nilai-nilai birul walidain dengan literasi.

Selain itu juga dari kategori dosen terpilih Dr drg Kusuma Arbianti MM dari FKG. Adapun grand final diselenggarakan di Aula Lantai 3 UPT Perpustakaan Unissula, Jum’at (4/10/2024). Berlaku sebagai juri Dr Moh Aris Siswanto SH MH, Dr Ida Musofiana SH MH dan Dr Achmad Arifullah SH MH.

Kepala UPT Perpustakaan Unissula Dr Moh Aris Siswanto SH MH mengungkapkan pemilihan duta baca merupakan agenda rutin tahunan. “Dengan momentum pemilihan duta baca diharapkan duta baca dapat melakukan perannya dengan maksimal. Sehingga orientasi pengunjung atau pembaca di perpustakaan Unissula semakin meningkat. Selain itu duta baca juga harus meningkatkan kemampuan literasinya, sehingga bisa menjadi magnet ke seluruh civitas akademika untuk sering berkunjung ke perpustakaan Unissula,” ungkapnya.

Wakil Rektor II Unissula Dedi Rusdi SE MSI Akt CA menyatakan dari kegiatan pemilihan duta baca ini telah berhasil menumbuhkan rasa antusias mahasiswa terhadap pengetahuan literasi. “Sehingga harapannya dengan melalui pemilihan duta baca ini kedepannya akan muncul dalam mindset kita yaitu kalau tidak ke perpustakaan itu kita sendiri yang akan rugi,” ungkapnya.

Selain pemilihan duta baca, juga diberikan apresiasi kepada para pemustaka dengan dua kategori. Yaitu pemustaka teraktif pinjam buku dan pemustaka teraktif mengunjungi perpustakaan.