SRAGEN (SUARABARU.ID)– Sudah diduga sebelumnya, Ketua DPC PDIP Untung Wibowo Sukowati bertandang ke Kantor Partai Golkar di Jl. Dr.Sutomo, Sragen, Kamis (6/6/2024).
Tujuannya ingin menjalin komunikasi politik merajut koalisi partai. Kedatangan Untung Wibowo Sukowati yang akrab disapa Bowo itu, langsung disambut Ketua DPD Partai Golkar Pujono Elli Bayu Efendi dengan tangan terbuka.
“Saya merasa terhormat mendapat kunjungan tamu agung, partai pemenang pileg 2024 yang meraup 15 kursi dewan,” tutur Bayu, sapaan akrab Ketua DPD Partai Golkar Sragen, Kamis (6/6/2024).
Bowo didampingi Sekretaris Suparno dan Bendahara Sugiyamto serta jajaran pengurus, mengaku baru pertama menjalin komunikasi politik tahun ini untuk persiapan Pilkada Sragen.
Walaupun sebenarnya jika dilihat historinya, saat Pilkada Tahun 2020 hubungan kongsi koalisi parpol itu sudah terjalin.
Karena PDIP berkoalisi dengan Partai Golkar, PKB, Nasdem, PAN dan Partai Demokrat maju Pilkada mengusung pasangan Yuni – Suroto lawan kotak kosong dan memenangi Pilkada 2020.
Kini kongsi koalisi partai itu sepertinya bakal terulang. Jalan mulus sudah terbuka.
Pertemuan di Kantor Partai Golkar Kamis (6/6), dinyatakan tertutup.
Namun Bayu mengisyaratkan kalau persetujuan koalisi partai sesuai keputusan DPP.
PDIP yang mengusung Bowo sebagai Bacabup Sragen masih membutuhkan koalisi, untuk mengegolkan Bowo sebagai Bupati Sragen (2004-2029).
Karena saat Pileg 14 Februari 2024, PDIP meraih 15 kursi dari 50 kursi di DPRD, sehingga butuh koalisi dengan partai lain agar tercapai dukungan yang mantap.
Sedangkan Partai Golkar meraih tujuh kursi dewan
“Memang kami melakukan pertemuan menjalin komunikasi politik,” terang Bayu usai menggelar pertemuan tertutup, Kamis.
Pertemuan sepakat mewujudkan pemerintahan yang adem ayem dan membuat rakyat tenteram.
Namun perihal apakah pertemuan menjurus ke koalisi bakal terwujud, Bayu menyerahkan kebijakan itu ke DPP Partai Golkar. “Saya hanya komandan lapangan menunggu keputusan DPP saja,” ujar Bayu.
Anind













