blank
Tim Satlantas Polres Wonogiri bersama Polsek Pracimantoro, semalam, melakukan penanganan tabrakan maut di JLS ruas Pracimantoro, Wonogiri (Jateng)-Gunungkidul (DI Yogyakarta).(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Seorang pengendara sepeda motor berinisial AD (23), Selasa malam (23/4), tewas karena mengalami kecelakaan lalu lintas. Warga asal Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa (DI) Yogaykarta ini, tewas setelah menabrak bak truk bagian belakang dengan cara nyruduk.

Kapolres Wonogiri AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah dan Kasat Lantas AKP Edy Prasetyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, Rabu (24/4), menyatakan, kejadiannya berlangsung pada Pukul 21.45 di Jalan Lintas Selatan (JLS) ruas jalan raya Pracimantoro (Wonogiri Jateng)-Gunungkidul (DI Yogyakarta). Tepatnya di Dusun Sawahan RT 1/RW 11, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

Kronologi kecelakaan maut ini, diawali saat AD melaju dengan sepeda motor Honda Vario dari arah timur menuju ke arah barat. Yakni dari arah Pracimantoro, Wonogiri, Jateng, ke arah Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Posisi AD, melaju beriringan dengan kendaraan truk berpelat nomor AG 8950 UZ yang dikemudikan ADK (36) warga Kabupaten Trenggalek, Jatim. Sesampainya di lokasi kecelakaan, yakni pada jalan lurus datar dengan lampu penerangan yang kurang, truk mendadak mengurangi kecepatan. Diduga karena kurang hati-hati dan tidak fokus berkonsentrasi, sepeda motor Honda Vario berpelat nomor H 3704 TG yang dikendarai korban, nyruduk menabrak bagian belakang bak truk.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor AD, meninggal setelah mendapatkan perawatan di RS Maguan Husada Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Begitu mendapatkan informasi, Tim Satlantas Polres Wonogiri bersama Polsek Pracimantoro, semalam, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menyampaikan imbauan agar semua pemakai jalan untuk senantiasa berhati-hati dan disiplin dalam mematuhi rambu-rambu yang terpasang di jalan raya.

Pengendara diimbau untuk fokus dalam berlalu lintas di jalan, dengan mengedepankan aspek safety bagi diri sendiri dan orang lain. Kendaraan yang dipakai harus dalam kondisi layak jalan. Komponen kendaraan, termasuk rem harus dapat memberikan fungsinya dengan baik.
Bambang Pur