blank
Ketua DPRD Kudus Masan saat menyerahkan secara simbolis paket sembako untuk para pengungsi. Foto:Ali Bustomi

KUDUS (SUARABARU.ID) – Seribuan pengungsi banjir di posko DPRD Kudus mulai ke kediamannya masing-masing per Selasa (25/3) . Para pengungsi juga bisa tersenyum lebar karena mereka pulang membawa paketan sembako yang dibagikan oleh DPRD Kudus

Ketua DPRD Kudus Masan mengungkapkan, masing-masing KK akan menerima satu paket sembako. Adapun isinya adalah beras, minyak goreng, mie instan dan aneka kebutuhan dapur lainnya.

”Isinya memang tidak seberapa, namun kami berharap ini bisa membantu mereka memulai hari pertamanya setelah bencana,” ujar Masan usai penyerahan bantuan secara simbolis pada, Senin (25/3) malam.

Sebagai bentuk perpisahan dengan para pengungsi, DPRD pun menyajikan menu berbuka mewah yakni gulai dan tongseng kambing.

Tak tanggung-tanggung, empat ekor kambing disembelih untuk menyiapkan menu buka bersama ini. Menu tersebut tentunya menjadi menu buka puasa paling mewah bagi para pengungsi selama tinggal di posko pengungsian.

blank
Para pengungsi banjir di posko pengungsian DPRD Kudus mulai dipulangkan. Foto:Ali Bustomi

Menu ini disediakan juga sekaligus sebagai rasa syukur karena banjir mulai surut. Menu istimewa tersebut diperoleh dari hasil donasi para dermawan, perusahaan swasta serta stakeholder yang ada di Kudus.

”Kami ucapkan terima kasih kepada semua donatur yang telah memberikan donasi bagi keberlangsungan posko pengungsian di DPRD Kudus ini,” ujar Masan.

Penanggungjawab Posko pengungsian DPRD Kudus Muhtamat menambahkan, bantuan paket sembako yang diberikan kepada para pengungsi di DPRD Kudus juga merupakan hasil dari donasi para relasi di Kudus.

”Kami siapkan dan Insyaallah semua kebagian, ini sebagai bekal mereka, kan pascabanjir mereka mungkin belum siap dari sisi perdapuran, nah ini semoga bisa membantu,” tuturnya.

Sebagai koordinator, Muhtamat pun meminta maaf bilamana ada pelayanan yang belum maksimal. Mengingat tentunya tidak semuanya bisa terkover dengan baik.

”Kami meminta maaf jika masih ada kekurangannya dalam melayani panjenengan semua, semoga setelah ini banjir tidak melanda Kudus maupun Demak lagi,” pungkasnya

Ali Bustomi