blank
Petugas Polsek Jatisrono bersama personel Koramil-14 dan aparat terkait, mendatangi lokasi kejadian. Yakni di Dam Ori Sungai Mandan, Sumberejo, Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Nasib naas menimpa dua anak laki-laki warga Dusun Mandan, Desa Sumberejo. Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Keduanya meninggal tatkala bermaksud memberikan pertolongan kepada rekannya yang tercebur ke sungai.

Tragedi maut yang merenggut dua nyawa bocah siswa Sekolah Dasar (SD) ini, dilaporkan terjadi Minggu siang (2/7). Keduanya memiliki inisial F dan M, masing-masing berusia 9 tahun. Kejadiannya berlangsung di Dam (Bendung) Ori pada alur Sungai Mandan, Desa Sumberjo, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Yang diduga memiliki bagian lubuk berkedalaman sekitar 2 Meter (M).

Kapolres Wonogiri AKBP Andi M Indra Waspada Amirullah dan Kapolsek Jatisrono AKP Sukardi, melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, kejadiannya berlangsung Minggu (2/7) dan dilaporkan ke Polsek Jatisrono Pukul 12.30.

Menyikapi laporan tersebut, petugas piket Polsek dan personel Koramil-14 Jatisrono Kodim 0728 Wonogiri, segera mendatangi lokasi kejadian. Diperoleh penjelasan, kejadiannya diawali ketika lokasi tersebut didatangi 3 anak, terdiri atas dua laki-laki (korban) bersama teman perempuan sepermainannya berinisial R (9).

Tiba di lokasi, ketiga anak ini bermain mengisi liburan di tepi aliran sungai. Mendadak, jilbab (kain penutup rambut) milik R terjatuh ke sungai. Serta merta R berusaha mengambil namun tenggelam di bagian lubuk. Melihat dia tenggelam, F dan M bergegas memberikan pertolongan. Tapi malang, keduanya malah ganti yang tenggelam, meski R berhasil selamat.

Melihat kedua temannya tenggelam, R, berteriak-teriak minta pertolongan, dan datanglah Parwoto (56) warga setempat untuk memberikan pertolongan. Kedua anak itu berhasil dievakuasi, tapi sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Tim Medis dari Puskesmas Jatisrono Pimpinan Drg Bagus bersama Bidan Kartika yang melakukan pemeriksaan korban, tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan. Hasil pemeriksaan menyebutkan kedua anak itu tewas karena tenggelam.
Bambang Pur