blank
Di event Wonogiri Expo Alun-alun Giri Krida Bakti, stand Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri memberikan pelayanan konslutasi TI pertanian era milenial kepada pengunjung.(Dok.Griya Amanah)
WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri pimpinan Baroto Eko Pujanto, memberikan pelayanan konsultasi Teknologi dan Informasi (TI) pertanian era milenial di gelaran Wonogiri Expo.

Sebagaimana diberitakan, Wonogiri Expo menjadi bagian tak terpisahkan dari event Ambal Warsa Fest 2023 yang digelar untuk memerihakan peringatan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri Ke-282. Event ini, dibuka Bupati Joko Sutopo Minggu (7/5) di Alun-alun Giri Krida Bakti depan Kantor Kabupaten Wonogiri.

Khusus untuk gelaran Wonogiri Expo berlangsung dari Minggu (7/5) sampai dengan Rabu (10/5). Tapi untuk agenda Ambal Warsa Fest 2023 yang bertajuh Go Nyawiji Mingunani, akan berlanjut sampai dengan Senin (22/5) mendatang.

Tokoh petani muda, Tarmin Amin, memberikan apresiasi atas dibukanya stand pelayanan kosultasi TI tentang pertanian era milenial oleh Dinas Partanian Kabupaten Wonogiri tersebut.

Tarmin Amin dikenal sebagai pemilik Kebun Bibit Griya Amanah di Desa Kruyo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Dia menyatakan, para pengunjung Wonogiri Expo dapat mememproleh beragam TI tentang pertanian di stand Dinas Pertanian Wonogiri.

Juga dapat menemukan berbagai produk inovatif pertanian, seperti Eco Enzyme, Biosaka, Peptisida Nabati “Satkorewang”, Jadam Microbial Solution (JMS). Juga tentang Pupuk Asam Amino dan Pupuk Kalsium. ”Salah satu produk yang paling menarik perhatian, adalah pupuk organik yang diklaim dapat meningkatkan kesuburan tanah dan hasil pertanian,” ujar Tarmin Amin.

Vertical Garden

Selain produk pupuk organik, tambah Tarmin Amin, juga ada Vertikal Hidroponik, Vertical Garden yang bisa menjadi solusi pertanian di lahan sempit. Vertical Garden, merupakan taman yang dibangun pada lahan vertikal atau tegak lurus.

Menurut Tarmin Amin, penggunaan teknik ini sering digunakan jika lahan yang dimiliki sempit dan terbatas di lokasi pemukiman. Selain itu, Vertical Garden juga bisa menjadi sarana ruang hijau, yang memiliki banyak fungsi dan kegunaan.

”Kami sangat senang bisa memberikan informasi dan edukasi tentang teknologi pertanian kepada para milenial di event Wonogiri Expo ini,” kata Agung Cipto Priyono, SP. Penyuluh Pertanian Lapangan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri ini, mengatakan: ”Kami berharap para milenial bisa mengambil manfaat dari inovasi yang kami tawarkan untuk meningkatkan hasil pertanian dan membantu memperbaiki lingkungan.”

Tarmin Amin sehari-harinya berprofesi sebagai SMK dan menjadi sosok petani milenial. Dia sangat antusias terhadap pelayanan konsultasi teknologi pertanian yang ditawarkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri.

”Saya pikir ini sangat menarik, karena kami bisa belajar banyak tentang inovasi pertanian dan bagaimana memanfaatkannya untuk meningkatkan hasil pertanian kami,” ujar Tarmin Amin.

Melalui event Wonogiri Expo, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri berhasil memanfaatkannya sebagai media untuk memberikan informasi dan edukasi tentang teknologi pertanian.

Selain stand Layanan Konsultasi Teknologi dan informasi Pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Wonogiri juga membuka stand produk kacang Sacha Inci dan produk pertanian organik.

Bambang Pur