Cipta kondisi pengamanan kota akan dimulai sejak H-4 pertandingan, yaitu Sabtu (25/3/2023). Pihak Polrestabes Semarang telah menyiapkan pola-pola penyekatan untuk mencegah masuknya bonek-bonek liar atau bonek yang tidak memiliki tiket masuk Stadion. Sebanyak 4700 personil kepolisian dikerahkan untuk melakukan pengamanan.

Liga 1 antara PSIS melawan Persebaya awalnya akan dilaksanakan pada 8 Februari 2023 lalu. Namun terpaksa ditunda karena tidak mendapat izin dari Kepolisian. Jika berjalan sesuai rencana, pertandingan tersebut akan digelar pada Rabu, 29 Maret 2023.

Pertandingan ini terasa istimewa karena dilaksanakan bersamaan dengan bulan Ramadhan. Harapannya hal ini akan menciptakan kedamaian, kesejukan, dan meredam gejolak antar suporter, mengingat baik PSIS Semarang maupun Persebaya Surabaya sama-sama memiliki basis suporter yang kuat.

“Yang pasti ini harus terlaksana dengan baik, aman kondusif. Intinya, semua ingin pertandingan berjalan lancar,” ujar Mbak Ita.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menjelaskan pihaknya juga bekerja sama dengan Polres-Polres lain dan TNI untuk memperketat akses perbatasan dan jalur-jalur tikus yang bisa masuk ke Semarang.

Irwan berujar bila hasil assesment tim Mabes Polri, kondisi Stadion Jatidiri Semarang memiliki nilai 58,3% yakni kategori cukup menyusul masih belum selesainya proses renovasi.

“Stadion Jatidiri ini kan kondisinya masih tahap renovasi, belum selesai sepenuhnya, hasil dari assesment tim Mabes Polri juga menilai 58,3% kategori Cukup. Makanya hasil koordinasi dengan Panpel PSIS, penonton dibatasi 14 ribu orang,” tandas Irwan.