Tim SAR Gabungan Kota Semarang saat melakukan evakuasi korban yang terperosok sumur di Jalan Bukit Anyelir, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (20/3/2023). Foto : Dok Basarnas Semarang

SEMARANG (SUARABARU.ID) Gara-gara beton penutup sumur sudah rapuh, Suyono (52) warga RT 03 RW 08 Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang terperosok ke dalam sumur saat memotong ranting pohon, Senin (20/3/2023).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Semarang Heru Suhartanto menjelaskan, saat itu di TKP (di Jalan Bukit Anyelir Srondol Kulon), korban bersama kedua temannya sedang memotong ranting pohon dan korban memotong ranting dengan posisi mundur.

“Saat melangkah mundur, korban tidak mengetahui kalau di belakangnya terdapat sumur yang sudah ditutupi oleh beton, namun naas beton tersebut sudah rapuh ketika terinjak oleh korban, sehingga korban terperosok jatuh ke dalam sumur tersebut,” jelas Heru.

Saat menerima informasi tersebut, lanjutnya, pihaknya memberangkatkan satu tim rescue dengan peralatan mountenering lengkap dan Self Containing Breathing Aparatus (SCBA).

“Kemudian saat tiba di lokasi, tim SAR gabungan segera melaksanakan operasi dengan menurunkan satu anggota rescue ke dalam sumur yang berdiameter 70cm dan kedalaman 30 meter dengan dibekali Self Containing Breathing Aparatus (SCBA). Dan pada pukul 12.25 WIB, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat selanjutnya korban ditangani oleh tim ambulan hebat untuk penanganan lebih lanjut,” lanjut Heru

Dengan berhasilnya evakuasi korban ini, imbuhnya, maka operasi SAR ditutup dan seluruh kru dikembalikan ke satuannya masing-masing. Selain itu juga disampaikan ucapan terimakasih kepada semua kru yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut.

“Terimakasih kepada tim sar gabungan yang terlibat dalam operasi ini, sehingga korban dapat kita evakuasi dalam keadaan selamat,” pungkas Heru.

 

Absa