blank
Ilustrasi tetap sehat pada musim hujan. Foto: Alodokter

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Saat musim hujan tiba, tubuh kita bisa lebih rentan terserang penyakit, mulai dari flu, diare, hingga demam berdarah.

Pada peralihan musim menjelang musim hujan bisa membuat sistem kekebalan tubuh seseorang menjadi lebih lemah, sehingga rentan terserang penyakit. Pada musim penghujan, beberapa penyakit juga menjadi sering muncul karena kondisi di musim hujan mendukung pertumbuhan virus dan bakteri.

Untuk menjaga tubuh tetap sehat saat musim hujan, anda bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian hingga melakukan vaksinasi.

Mengapa tubuh menjadi lebih rentan sakit saat musim hujan?

Menurut dr. Zulfikar Ihyauddin (alodokter.com), kelembapan udara yang tinggi saat musim hujan membuat penyebaran kuman melalui udara, misalnya virus influenza, menjadi lebih mudah.

Hewan perantara penyakit, seperti nyamuk, juga menjadi lebih mudah berkembang biak di musim ini. Selain itu, kurangnya paparan sinar matahari saat musim hujan bisa membuat produksi vitamin D di dalam tubuh menurun. Padahal, vitamin D dibutuhkan untuk mendukung daya tahan tubuh.

Faktor-faktor inilah yang membuat tubuh lebih rentan terinfeksi kuman penyebab penyakit ketika musim hujan tiba.

Bagaimana agar tubuh kita tetap sehat saat musim hujan. Untuk menjaga tubuh agar tetap fit dan sehat saat musim hujan, ada beberapa tips yang bisa anda lakukan

1. Konsumsi makanan penguat imunitas tubuh

Agar daya tahan tubuh optimal, konsumsilah makanan bergizi seimbang, terutama yang mengandung protein, zinc, serta vitamin A, C, D, E. Berbagai nutrisi tersebut berperan penting dalam mendukung daya tahan tubuh yang bisa membuat anda tetap sehat saat musim hujan.

Selain mengonsumsi makanan, anda juga bisa minum suplemen untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, sehingga tubuh tidak gampang sakit di musim hujan.

2. Olahraga secara teratur

Selama musim hujan, banyak orang yang menjadi malas untuk keluar rumah, apalagi berolahraga. Padahal, melakukan aktivitas fisik dapat membuat tubuh tetap sehat saat musim hujan. Tanpa harus ke luar rumah, anda bisa berolahraga di dalam ruangan dengan bantuan video panduan.

Untuk memastikan tubuh tetap sehat saat musim hujan, anda bisa melakukan olahraga secara rutin dengan durasi 30–50 menit setiap sesinya, setiap 3–5 kali per minggu. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelah selesai berolahraga.

3. Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan diri dapat mengurangi risiko terkena penyakit menular sekaligus membuat tubuh tetap sehat saat musim hujan.

Cara memelihara kebersihan diri sebenarnya tidak sulit. Misalnya rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan tisu atau sapu tangan untuk menutup hidung dan mulut ketika batuk dan bersin, serta membuang sampah pada tempatnya.

Upaya perlindungan tambahan juga dapat anda lakukan, misalnya menggunakan masker agar tidak tertular kuman dari orang yang sedang sakit dan menggunakan baju hangat jika cuaca sedang dingin.

4. Hindari gigitan nyamuk

Saat musim hujan, nyamuk lebih mudah berkembang biak. Hal ini menyebabkan risiko terkena demam berdarah menjadi lebih tinggi.

Untuk mencegah gigitan nyamuk dan menjaga tubuh tetap sehat saat musim hujan, lakukanlah gerakan 3M Plus. Gerakan 3M Plus dilakukan dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak air secara rutin, dan mengubur benda-benda yang dapat menampung air, seperti kaleng dan ember bekas.

Gunakan lotion antinyamuk ketika beraktivitas di luar rumah, pasang kelambu saat tidur, dan hindari menggantung baju di dalam kamar agar tidak jadi tempat persembunyian nyamuk.

5. Melengkapi vaksinasi

Mendapatkan vaksinasi, termasuk vaksin flu dan Covid-19 dapat dilakukan untuk membentuk pertahanan tubuh dalam melawan penyakit dan menjaga tubuh tetap sehat saat musim hujan. Vaksinasi bertujuan untuk mengurangi risiko tertular dan mengalami gejala serius jika tertular.

Itulah 5 tips sederhana yang dapat dilakukan agar tubuh tetap sehat saat musim hujan.

Jika anda mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan penyakit musim hujan, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan tepat.

Ning Suparningsih