Tim pengabdian masyarakat DKV saat mengunjungi toko kain troso.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Dosen dan mahasiswa dari Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Sains dan Tekhnologi (FST) Unisnu Jepara belum lama ini mengunjungi salah satu pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM) di Desa Troso, Jepara. Hal ini dilakukan sebagai salah satu program pengabdian masyarakat.

Mengunjungi salah satu tempat menenun dengan alat tradisional.

Tim pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Dosen DKV yang sekaligus Kaprodi Desain Produk (DP) Kukuh Dwi Wijanarko, M.Sn dan didampingi Dosen DKV Tristan Alfian, M.Sn. ini mengunjungi salah satu gerai toko kain Troso yang bernama Kain Ratu yang terletak di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara. Kunjungan ini juga menyertakan anggota mahasiswa DKV Zulfa Indriyani dan Putri M.

Dalam kunjungan tersebut, Hamdan, owner dari Kain Ratu menunjukan berbagai produk yang tersedia di tokonya, mulai dari kain tradisional khas Jepara yaitu kain tenun Troso, ikat, baju atau dress custom, pouch, tas yang semuanya berbahan kain tenun Troso.

Hamdan mengatakan Kain Ratu tidak hanya memasarkan produknya secara offline melainkan online juga. “Pemasaran online menggunakan website, Instagram, youtube. Sedangkan offline kita buka toko dan kadang mengikuti pameran”, kata Hamdan.

Selain mengunjungi toko Kain Ratu, tim pengabdian prodi DKV juga berkesempatan melihat proses pembuatan kain tenun Troso. Rumah produksi terletak tidak jauh dari toko. Bahan baku yang awalnya benang, diproses sedemikian rupa dengan ketelatenan dan kesabaran untuk memperoleh kain tenun torso yang berkualitas tinggi.

Hamdan mengaku, beberapa desain diciptakannya sendiri untuk menghasilkan desain yang sarat akan filosofi. Terkait dengan pengelolaan media sosial dan pemasaran dipegang langsung oleh istrinya yang bernama Maria Leoni. Hamdan juga mengatakan masih menemui beberapa kendala dalam proses berbisnis selama ini.

“Salah satu kendala kami adalah belum belum menjumpai jasa foto produk yang dekat, mudah dan terjangkau untuk usaha kami”, ujar Leoni.

Sementara itu,Tristan Alfian yang juga Dosen DKV memberikan saran pentingnya branding untuk meningkatkan value dari suatu usaha. Salah satunya melalui implementasi fotografi konseptual. Tak hanya foto, branding melalui fotografi konseptual juga bisa diaplikasikan melalui foto katalog, kalender, hantag, packaging, banner dll.

Dalam kunjungan tersebut, Hamdan selaku owner menyambut baik dan berharap dengan adanya pengabdian ini dapat membantu mempercepat penjualan dan meningkatkan nilai penjualan dari dalam maupun luar negeri.

ua/kukuh