blank
Lestari Moerdijat. Foto: fn

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Menghidupkan semangat dan nilai-nilai Sumpah Pemuda secara konsisten, harus terus dilakukan. untuk membangun karakter kebangsaan yang kuat dari para pemuda dan pemudi. Visi generasi muda sangat penting dalam pembangunan bangsa di masa datang.

”Belajar dari peristiwa Sumpah Pemuda 1928, yang melahirkan gagasan dari para pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan, generasi muda saat ini harus mampu berperan aktif ikut menentukan arah pembangunan bangsa,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/10/2022).

Menurut dia, para pemuda sejak dini harus ditanamkan nilai-nilai kebangsaan yang kuat, dan kelak menjadi landasan berpikir mereka dalam keseharian, di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Peringati Sumpah Pemuda Ke-94, Ganjar Terima Kue Ulang Tahun

Para pemuda, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, sejak dini juga harus didorong, agar mampu menghasilkan gagasan-gagasan kritis yang konstruktif, dalam upaya mengatasi berbagai masalah bangsa.

”Badan Pusat Statistik pada 2021 mencatat, jumlah pemuda di Indonesia ada 64,92 juta jiwa, atau setara 23,90 persen dari total populasi Indonesia. Dengan jumlah yang cukup signifikan itu, gerakan para pemuda untuk ikut menentukan arah pembangunan bangsa menjadi lebih baik, sangat diharapkan,” ujarnya.

Gagasan Sumpah Pemuda pada 1928 yang berujung pada Kemerdekaan Indonesia pun, imbuh Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, diinisiasi para pemuda, yang merupakan pelajar dan mahasiswa ketika itu.

BACA JUGA: Peringatan Sumpah Pemuda di Pacitan, Dirangkai dengan Hari Jadi Provinsi Jatim

Saat ini, menurut anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, merupakan momentum yang tepat bagi para pemuda dan segenap anak bangsa, untuk memberikan sumbangsihnya dalam upayanya untuk ikut menawarkan solusi dari berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa saat ini.

”Kemampuan di bidang teknologi yang mumpuni dari kalangan pemuda, harus dikembangkan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya, untuk membangun persatuan dan karakter budaya bangsa yang kuat di negeri ini,” lanjut dia.

Rerie berpendapat, dibutuhkan kolaborasi yang kuat dari para pemangku kepentingan, pemangku kebijakan dan masyarakat, lewat kebijakan yang terukur, agar nilai-nilai kebangsaan dalam semangat Sumpah Pemuda, mampu dipahami dan dilaksanakan setiap anak bangsa di negeri ini.

Dia yakin, dengan landasan nilai-nilai kebangsaan yang kuat dari para pemuda, pembangunan bangsa Indonesia di masa datang akan lebih baik.

Riyan