blank
Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto (berdiri menghadap lensa), tampil menjadi pemateri tentang pembentukan FPRB dan KTB di Kota Salatiga.(Dok.BPBD Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, memberikan dukungan kerjasama dengan BPBD Kota Salatiga. Ini dilakukan dalam upaya membantu percepatan pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), dan terwujudnya Kelurahan Tangguh Bencana (KTB) se  Kota Salatiga.

Kepala BPBD Kabupaten Wonogiri, Drs Bambang Haryanto MM, semalam, menyatakan, acara tersebut digelar di ruang Kaloka Lantai IV Gedung Setda Kota Salatiga, Kamis (27/10), dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Drs Fakruroji.

Acara ini diikuti 170 peserta, terdiri atas para aparatur Pemerintahan Kecamatan dan aparatur Pemerintahan Kelurahan se Kota Salatiga, pengurus Organisasi ( PKK, Karang Taruna) dan tokoh masyarakat. Juga dari Komunitas Relawan Sosial Kemanusiaan Kota Salatiga dan dari Komunitas Relawan Disabilitas.

Dalam kesempatan itu, BPBD Kabupaten Wonogiri tampil sebagai narasumber (best practice) terkait dengan kegiatan membangun ketangguhan masyarakat. Untuk memberikan materi tentang peran Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan dalam kebencanaan, sesuai PP Nomor: 02 Tahun 2018 dan Permendagri Nomor: 101 Tahun 2018.

Juga materi mengenai perubahan paradigma manajemen kebencanaan, dan peran Komunitas Relawan dalam penanggulangan bencana. ”Manakala membutuhkan pendampingan fasilitasi pembentukan Kelurahan Tangguh Bencana, BPBD Wonogiri siap membantu penyiapan fasilitatornya,” tandas Bambang Haryanto.

Bambang Pur