blank
Tim PkM USM foto bersama para guru SMK Walisongo seusai Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kendali Perangkat dengan Blynk dan Mobile di Laboratorium Komputer Fakultas TIK Universitas Semarang pada 28 September 2022. (foto:humas USM)

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang yang terdiri atas dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang (USM) memberikan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kendali Perangkat dengan Blynk dan Mobile bagi Guru SMK Walisongo Semarang.

Kegiatan berlangsung di Laboratorium Komputer Fakultas TIK Universitas Semarang pada 28 September 2022 dengan tetap memperhatikan prokes.
Kegiatan itu didanai Universitas Semarang (USM).

Tim PkM USM diketuai Astrid Novita Putri M.Kom dan anggota April Firman Daru, S.Kom, M Kom, dan Whisnumurti Adhiwibowo, ST, M.Kom.

Menurut Astrid, dalam pelatihan tersebut pihaknya memberikan materi proses instalasi perangkat serta menghubungkannya Node MCU dengan pengendali aplikasi Blynk melalui layanan cloud computing.

Peserta diajarkan memanfaatkan Aplikasi Blynk untuk mengontrol perangkat perangkat yang ada di Internet of Things (IoT) agar dapat saling terhubung sehingga dapat diberi perintah melalui bahasa pemrograman micropython untuk mendeteksi keadaan tertentu melalui sensor dan Node MCU.

”Kami berharap, setelah pelatihan ini, guru guru SMK Walisongo memahami materi yang disampaikan narasumber, sehingga dapat meningkat mutu kualitas kurikulum serta minat para siswa di bidang IoT,” ujarnya.

Dia mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman para guru dalam hal instalasi perangkat Internet of Things dan konektivitas untuk Sistem Smart Home menggunakan Node MCU dan Blynk yang terhubung dengan layanan Cloud computing sehingga dapat diimplementasikan di dunia industri.

Dia berharap, dengan adanya pelatihan ini akan meningkatkan pengetahuan pemanfaatan aplikasi Blynk sebagai sistem pengendali IoT kepada Guru SMK Walisongo Semarang sehingga dapat dikembangkan menjadi materi pelajaran yang lebih lengkap.

Menurut Guru SMK Walisongo Semarang, Agus Munif SKom, banyak potensi dari penggembangan IoT dan SMK Walisongo. Pelatihan ini sangat dibutuhkan agar para guru memiliki pemahaman yang dapat diturunkan kepada para siswa.

Selain itu juga sebagai bentuk dari keberlanjutan pengabdian yang akan dilakukan oleh tim sebagai media pembelajaran.

Muhaimin