blank
PJ Bupati Jepara saat mengunjungi salah satu stand di MSS (Foto: joglo jateng).

JEPARA (SUARABARU.ID)– Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam paguyuban pedagang Mangun Sarkoro Street (MSS) akan bersinergi dan berkolaborasi dengan UMKM yang berada dalam kegiatan car Free day (CFD).

Dua kegiatan yang sama-sama digelar tiap hari Minggu pagi di Jl. Kartini dan di Kelurahan Panggang ini disepakati sebagai sarana untuk mengangkat pelaku usaha demi kemajuan seluruh potensi UMKM di Jepara yang jumlahnya 80 ribu lebih.

blank
Sekda Jepara saat memimpin rapat dengan paguyuban MSS. (Foto: kominfo).

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko saat memimpin pertemuan Paguyuban MSS dan Pemkab Jepara lintas-sektor di ruang kerjanya, Rabu pagi (14/9/2022). Pertemuan ini juga dihadiri kepala perangkat daerah terkait seperti Dishub, Dinkop UMKM Pasar, Camat Jepara. hingga perwakilan Satlantas Polres Jepara, Juga Lurah Panggang Sholikin dan Ketua Paguyuban MSS  Adi Noor Priyono.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda menawarkan sejumlah pilihan kepada MSS. Mereka bisa bergabung dengan CFD, bergeser ke barat agar tersambung dengan CFD, atau tetap memilih menggelar MSS di lokasi awal. Jika MSS bergeser sehingga tersambung dengan CFD, lebih mudah bagi pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam menata kantong-kantong parkir sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberadaan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sisi timur Jalan Mangun Sarkoro, juga bisa dipastikan mitigasinya jika suatu ketika perlu mobilisasasi sumber daya penanganan bencana pada Minggu pagi, atau bersamaan dengan digelarnya MSS dan CFD.

Ketua Paguyuban MSS Adi Noor Priyono dalam kesempatan itu menyebut, pihaknya sudah berdiskusi dengan anggota MSS. Paguyuban MSS sepakat kegiatan itu tetap berjalan bersamaan dengan CFD Jalan Kartini. Keberadaan CFD diharapkan bisa berdampak positif dengan datangnya pengunjung ke MSS setelah mengikuti CFD.

“Kami orang swasta, paham bahwa dalam kegiatan usaha ada kompetisi memberi pelayanan kepada masyarakat. Mereka yang akan menentukan pilihan berbelanja,” kata Priyono.

Sementara ini, MSS akan tetap berada di lokasi semula karena baru memiliki 80 tenda bantuan.

“Untuk mempertimbangkan tersambung ke Jalan Kartini seperti arahan Pak Pj. Bupati, kami harap diberi fasilitas tenda,” harapnya.

ua/kominfo