Pengalungan medali emas cabor sepak takraw nomor double putra.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Kabupaten Jepara menambah 1 medali emas pada detik-detik akhir tahap 1 Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah tahun 2022. Dengan perolehan 8 medali emas, Jepara berhasil mengunci posisi ketiga klasemen perolehan medali.

“Semoga peringkat 3 bisa kita pertahankan,  kalau perlu ditingkatkan pada tahap 2 yang dimulai besok dan berakhir 19 Juli,” kata Ketua Kontingen Kabupaten Jepara Haryanto kepada wartawan pada Sabtu malam (16/7/2022).

Menurut Haryanto, medali emas terakhir untuk Kabupaten Jepara pada tahap 1 dipersembahkan pesilat Nabila Amalia asal SMA 1 Mayong yang turun pada nomor seni tunggal putri. Sementara tim sepakbola yang tampil di partai final pada hari terakhir tahap 1, belum  berhasil menyumbang emas. Kesebelasan “Kota Ukir” harus puas dengan medali perak setelah kalah 1 – 2 dari Kota Surakarta.

Hasil itu mengantarkan Jepara aman di peringkat 3 klasemen akhir tahap 1 dengan 8 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu, menguntit Kota salatiga di peringkat kedua yang sama-sama meraih 8 emas dan 6 perak. Namun Salatiga unggul pada perolehan medali perunggu yang mencapai 9. Posisi puncak klasemen diduduki Kota Surakarta dengan 19 emas, 17 perak, dan 14 perunggu.

“Sebenarnya total medali emas yang diraih anak-anak  ada10. Terdapat tambahan dua emas dari cabang hoki. Namun itu tidak dimasukkan dalam tabel klasemen karena hoki baru ekshibisi,” kata Haryanto lagi.

Berdasarkan cabang olahraga, penyumbang medai terbanyak untuk Jepara adalah sepak takraw dengan 3 emas dan 1  perak. Berikutnya karate menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Petanque  dan panjat tebing sama-sama menyumbang masing-masing 1 medali emas, perak, dan perunggu. Lalu pencak silat mempersembahkan 1 emas dan 1 perunggu. Berikutnya gulat dan sepakbola sama-sama menyumbang 1 perak. Sedangkan atletik menyumbang 1 perunggu.

Pada Popda Provinsi Jawa Tengah tahun 2022 yang dilangsungkan di Semarang, Jepara berpartisipasi pada 22 cabang olahraga. Kontingen yang dikirim berjumlah 193 orang, terdiri dari 140 atlet, 48 pelatih, dan 5 pendamping ofisial.

ua/indra