Donor darah massal model jemput bola, digelar di Balai Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Pendim 0728 Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) –┬áSerma Dadang, Babinsa di Koramil-24/Puhpelem Kodim 0728 Wonogiri, bersama Bhabinkamtibmas setempat Brigadir Joko, mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama ikut Bakti Sosial (Baksos) donor darah massal.

Baksos donor darah massal digelar di Balai Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. Ini menjadi wujud kepedulian sosial warga terhadap sesama, utamanya bagi yang memerlukan bantuan darah demi penyelamatan nyawa.

Penerangan Kodim (Pendim) 0728 Wonogiri Pelda Indra, Kamis (30/6), mengatakan, teknis pengambilan darah secara massal dari warga masyarakat ini, ditangani oleh petugas dari Unit Darah (UD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri.

Yakni melalui pelayanan model jemput bola. Artinya, petugas dari UD PMI Kabupaten Wonogiri, mendatangi Balai Desa Nguneng, Kecamatan Puhpelem, untuk melakukan pengambilan darah di tempat.

Untuk mendukung pelaksanaan donor darah massal tersebut, Serma Dadang dan Bhabinkamtibmas Brigadir Joko, tampil menjadi pelopor penggeraknya. Bersama pamong Desa Nguneng, tampil memberikan contoh menjadi pendonor.

Kedua personel tentara dan polisi ini, juga memberikan sosialisasi pengertian bahwa mendonorkan darah tidak mengganggu kesehatan apalagi memicu kematian seseorang. Tapi malah dapat menyehatkan.

Masyarakat diminta untuk tidak takut ikut mendonorkan darahnya. Melakukan donor darah secara berkala, malah dapat menjadikan sehat. Di sisi lain, darah yang didonorkan sangat bermanfaat bagi sesama yang memerlukannya.

Bambang Pur