Tardozzi (kanan) dan Bagnaia/dok

(SUARABARU.ID) – Pecco, panggilan akrab Francesco Bagnaia, menjadi salah satu pembalap andalan di tim pabrikan Ducati dalam MotoGP 2022.

Pecco sudah memenangi MotoGP Italia 2022, tapi belakangan ini mantan murid Valentino Rossi itu menurun.

Pembalap asal Italia ini gagal finis pada Grand Prix (GP) Catalan dan Jerman.

Di Sirkuit Sachsenring, rider 25 tahun ini terjatuh pada lap keempat saat keluar dari tikungan pertama.

Manajer Tim Ducati Davide Tardozzi tidak 100 persen menyalahkan Bagnaia.

‘’Kami sudah melihat datanya. Saya pikir harus mempertimbangkan bahwa kondisi trek lebih buruk dari sesi lain. Itu lebih hangat dan licin,’’ ujar Tardozzi seperti dilansir dari Tuttomotoriweb.

Kendati begitu, Tardozzi juga menyatakan Bagnaia bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Meski meraih hasil mengecewakan dalam dua balapan terakhir dan semakin tertinggal jauh dari pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo, dia tetap meminta Ducati untuk mempertahankan Bagnaia.

‘’Dia memberi kami kepuasan besar. Bahkan, jika dia telah membuat beberapa kesalahan dan kami melakukan beberapa di antaranya.’’ jelas Davide.

Dia meminta semua pembalap Ducati tampil habis-habisan pada GP Belanda di Sirkuit Assen, 26 Juni mendatang.

Assen secara trek masih menguntungkan kubu Yamaha.

Namun, Ducati tak mau lagi finis di belakang Quartararo.

Pecco diminta untuk tak membuat kesalahan lagi terutama saat berada di barisan depan.

Rekan setim Bagnaia, Jack Miller, mencetak hasil positif di Sachsenring.

Dia finis ketiga di belakang Quartararo dan Johann Zarco (Pramac Racing Ducati).

Mulai musim depan Miller bakal memperkuat tim pabrikan KTM.

mm