Luca Marini/dok

(SUARABARU.ID) – Ketika pembalap tim pabrikan Ducati kurang garang pada MotoGP Jerman, 19 Juni lalu, rider skuad satelit malah memberikan hasil mengejutkan.

Johann Zarco (Pramac Racing Ducati) mampu finis kedua di belakang Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha).

Adik tiri Valentino Rossi, Luca Marini (Mooner VR46 Ducati), finis kelima yang diikuti Jorge Martin (Pramac Racing) di urutan keenam.

Pelan tapi pasti Marini mulai mencuri atensi.

Marini berharap bisa mencuri podium pada Grand Prix (GP) Belanda di Sirkuit Assen, 26 Juni mendatang.

Martin terlihat kecewa karena gagal menyalip Luca.

‘’Saya kesal dengan dua kesalahan saya pada fase kualifikasi. Jika saya memulai dari salah satu dari dua baris depan, saya akan berada di podium,’’ ungkap Martin seperti dilansir dari Speedweek.

Kekecewaan Martinator, julukan Jorge, kian komplet lantaran gagal mendahalui Marini.

Sebaliknya, Luca mengaku gembira dengan pencapaiannya di Sirkuit Sachsenring.

Dalam tiga balapan terakhir, Marini mampu masuk sepuluh besar dan melakukan peningkatan meski tidak signifikan.

Luca juga puas dengan kecepatan motornya.

Konsistensi pembalap berkebangsaan Italia itu bakal diuji lagi di Sirkuit Assen.

Skuad Ducati, baik pabrikan maupun satelit, mengemban misi untuk menghentikan laju Fabio Quartararo.

Pembalap tim pabrikan Yamaha yang juga juara dunia MotoGP 2021 ini tampil terampil saat menang di Sachsenring.

Quartararo memimpin klasemen pembalap dengan mengemas 172 poin.

Posisi berikutnya diisi Aleix Espargaro (Aprilia/138 poin) dan Johann Zarco (111 poin).

mm