blank
Akademisi bidang kepewaraan dari Universitas PGRI Semarang, Rawinda Fitrotul Mualafina. Foto: Dok Rawinda

KENDAL (SUARABARU.ID) – Mencatat nama-nama penting dalam sebuah acara mungkin terkesan sepele. Tapi bagi seorang pembawa acara, mencatat nama-nama penting bersifat sangat wajib. Catatan-catatan kecil inilah yang akan menyelamatkan saat terjadi kondisi-kondisi rumit saat membawakan acara.

“Ingatan manusia memiliki batas. Pada saat-saat tegang, apa-apa yang diingat bisa-bisa saja hilang. Jangan ambil resiko, selalu catatan nama-nama penting dalam catatan kecil,” ujar akademisi bidang kepewaraan dari Universitas PGRI Semarang, Rawinda Fitrotul Mualafina, baru-baru ini, saat mengisi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bagi penggerak PKK Banyuringin Singaraja Kendal.

Lebih lanjut Rawinda menuturkan, kegagapan atau kesalahan untuk menyebut nama-nama penting termasuk kesalahan yang tak bisa ditoleransi. Apalagi nama-nama yang salah penyebutan tersebut adalah nama-nama yang sangat penting bagi si empu pemilik acara.