blank
Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan PP, SIK MSi menyaksikan penandatanganan ikrar cinta damai. Foto : SB/Muharno Zarka

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Deklarasi damai organisasi masyarakat (Ormas) dan perguruan bela diri se-Kabupaten Wonosobo digelar di Mapolres Wonosobo pada Senin (13/6/2022).

Deklarasi tersebut dihadiri oleh Dandim 0707 Letkol Inf Rahmat, SE MSi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda, Didiek Wibawanto dan seluruh Pejabat ulUtama dan jajaran Kapolsek di Polres Wonosobo.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyo Puspito, SIK MSi, belasan Ketua Ormas dan organisasi bela diri di Wonosobo mengucapkan deklarasi cinta damai.

Dalam amanatnya, Kapolres mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh Ketua Ormas dan organisasi bela diri di Mapolres setempat. Mereka diajak bersatu untuk Wonosobo aman dan damai.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kesepakatan dan sinergi seluruh elemen mulai dari pemerintahan, Kepolisian, TNI dengan ormas se-Wonosobo untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di daerah ini,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, kondusifitas dan keamanan Wonosobo dapat terwujud apabila masing-masing ormas dan berbagai unsur pemerintahan serta kepolisian maupun TNI bersepakat untuk menghindari berbagai hal penyebab konflik.

Wonosobo Aman

blank
Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan PP, SIK MSi menyerahkan kaos kepada salah satu perwakilan Ormas. Foto : SB/Muharno Zarka

“Perasaan seperti ego sektoral dan merasa lebih besar daripada yang lain dapat menimbulkan konflik sehingga harus dihilangkan. Wonosobo milik semua, maka harus dijaga keamanan dan kedamaiannya,” lanjut dia.

Selain mengucapkan ikrar deklarasi, masing-masing perwakilan Ormas juga menandatangani papan deklarasi cinta damai Ormas se-Kabupaten Wonosobo.

Kapolres juga meminta seluruh Ormas untuk menghindari berbagai tindakan anarkis yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan di Kabupaten Wonosobo.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga membagikan kaos bertuliskan #Adapolisi dan 110 kepada peserta di antaranya IPSI, Kokam, Netral Zobo, Banser, AMRI, Pagar Nusa dan Kembang Setaman

Juga kepada PSH Pilangbango, IKSPI Kera Sakti, Persinas ASAD, PSHT 16, Bela Negara, Pemuda Pancasila, PSHT 17, Tapak Suci, Setia Hati, GMBI dan organisasi masyarakat yang hadir lainnya.

“Semua elemen Ormas maupun perguruan beladiri apapun, wajib menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Wonosobo. Daerah ini harus tetap aman dan damai,” tegasnya.

Pihaknya mengaku siap merangkul dan bekerja sama dengan seluruh elemen ormas maupun masyarakat pada umumnya untuk mendukung pemerintah mewujudkan Wonosobo yang aman, rukun dan nyaman.

Muharno Zarka