blank
Di Museum TitikNol, Javier Leopoldo Roca (kiri) foto bersama dengan Presiden Republik Aeng-Aeng Mayor Haristanto (kedua dari kiri) dan Presiden Pasoepati Maryadi Suryadarma (kanan).

SOLO (SUARABARU.ID) – Pelatih sepak bola asal Chile, Javier Leopoldo Roca, mendapatkan suguhan Kue Putu saat mengunjungi Museum TitikNol Pasoepati di Surakarta.

Pendiri Museum TitikNol, Mayor Haristanto, semalam, menyatakan, Cora, saat ini aktif menjadi pelatih sepak bola di Persik Kediri Jatim. Dia, terkesan dengan suguhan Kue Putu (kue tradisional berbahan tepung beras) yang dikatakan enak rasanya. ”Enak, manis, ” komentar Roca sebagaimana ditirukan Mayor.

Sebelum kini aktif menjadi pelatih di Persik Kediri, Roca, pernah menjadi pemain kondang di lapangan hijau, baik saat membela PSMS Medan,  Persija Jakarta dan juga ketika di Persis Solo.

Mayor yang menjabat sebagai Presiden Republik Aeng-Aeng, mengatakan, awalnya dilakukan kontak dengan Roca Tanggal 17 Juli 2021 lalu. ”Dia saya japri via IG, kepadanya saya khabarkan kalau saya bikin Museum,” ujar Mayor.

Dari japrinya itu, Roca memberikan respon dan berjanji bila sudah di Solo, memastikan diri akan berkunjung ke Museum.

Mayor, Presiden Pertama Pasoepati yang juga tokoh kreatif Kota Bengawan yang pernah menerima 31 anugerah pemecahan rekor dunia dari MURI, berkata: ”Jadi saya menunggunya selama 9 bulan yang akhirnya baru terwujud.”

Museum TitikNol beralamatkan di Jalan Kolonel Sugiyono Nomor: 37, Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Menyimpan aneka koleksi benda bersejarah yang ada kaitannya dengan persepakbolaan di Tanah Air.

Saat datang di Museum TitikNol, Selasa (10/5), Roca menghibahkan jersey miliknya. Jersey yang pertama kali dia pakai sebagai pelatih Liga-1 di Indonesia. Yakni Jersey Persik Kediri.

Selain jersey, kata Mayor, Roca juga berkenan memberikan dokumen cap 2 tapak tangannya di kanvas berukuran 60 x 90 CM. Di Museum TitikNol, Roca hadir bersama buah hatinya, Alegra Roca dan isterinya Danin.

Selama 30 menit, Roca mengitari 3 kamar museum.  Tak lupa melongok koleksi jaket lawas Persik Kediri Tahun 2005, yang dulu dikenakan Indriyanto “Nunung” Nugroho.

Kehadirannya di Museum, disambut Presiden Pasoepati, Maryadi Suryadarma, yang sudah akrab dengan Roca, sejak dia membela Persis Solo bersama almarhum Feryanto.

Bambang Pur