blank
Ketua Pengprov PTMSI Jateng, Rukma Setyabudi (kanan), menerima pataka dari Ketua Umum PB PTMSI, Peter Layardi Lay

SEMARANG (SUARABARU.ID)– Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI), Peter Layardi Lay, meminta kepengurusan Pengprov PTMSI Jateng Periode 2021-2025, mampu terus mencetak petenis meja Nasional. Dan bukan hanya fokus pembinaan pemain untuk kepentingan Pekan Olahraga Nasional (PON) saja.

Hal itu seperti yang disampaikannya, saat melantik kepengurusan PTMSI Jateng, di bawah kepemimpinan Rukma Setyabudi, di Hotel Kesambi, Semarang, Jumat (18/3/2022).

”Saya percaya, Pak Rukma mampu mengelola organisasi tenis meja Jateng dengan baik. Cabang tenis meja dipastikan dipertandingkan di PON XXI 2024 di Medan. Saya berharap, Jateng berprestasi di ajang ini. Tapi yang lebih penting, terus cetak pemain-pemain Nasional,” tandas Peter.

BACA JUGA: Pemkab Demak Gandeng Bank Jateng Gelar Bazar Produk UMKM

Ditambahkan dia, saat ini tidak ada dualisme kepengurusan di level pusat. Adanya satu komando, yaitu PB PTMSI. Kini semua Pengprov di Indonesia diharapkan lebih nyaman dan konsentrasi dalam hal pembinaan. Apalagi PB bakal menciptakan iklim pembinaan melalui ajang kejurnas.

Hadir dalam acara pelantikan Pengprov PTMSI Jateng, Kabid Keolahragaan Disporapar Jateng Aria Chandra Destiyanto mewakili gubernur, Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana serta perwakilan Pengkab/Pengkot PTMSI se-Jateng.

Di bagian lain, Aria Chandra juga meminta agar Pengprov PTMSI tak berhenti melakukan pembinaan pemain, khususnya mendayagunakan klub-klub serta pemassalan. Mengingat olahraga tenis meja selain cabor Olimpiade, juga olahraga rakyat yang begitu memasyarakat.

blank
Rukma Setyabudi (kanan), saat menandatangani berita acara pelantikan Ketua Pengprov PTMSI. Foto: dok/ist

BACA JUGA: PMI Kota Magelang Gelar Diklat Tanggap Darurat Bencana

Dia berharap, dengan soliditas atlet, pelatih dan pengurus, Jateng mampu berbicara bukan hanya di even-even Nasional, namun juga di PON 2024 mendatang.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jateng, Bona Ventura pun meminta, Pengprov PTMSI dikelola dengan baik, agar program pembinaan atlet juga berjalan dengan benar.

Bona optimistis, meskipun cabang tenis meja sempat absen di PON Papua, di PON 2024 Aceh-Sumut harus jadi momentum penting bagi Jateng, untuk kembali bangkit dan semangat dalam program pembinaan atletnya.

BACA JUGA: Jelang Ramadan, Polres Blora Intens Cek Ketersediaan Bahan Pangan dan Harga

”Mari kita menghimpun kekuatan bersama, agar prestasi meraih medali emas di PON 2024 bukan hanya mimpi, namun benar-benar diwujudkan. Apalagi saya melihat kepengurusan PTMSI diisi tokoh-tokoh organisasi dan insan tenis meja berpengalaman,” terang Bona.

Sedangkan Rukma Setyabudi yang memimpin PTMSI Jateng untuk kedua kalinya ini mengakui, dengan hilangnya dualisme kepengurusan di tingkat pusat, pihaknya tak lagi bingung dan lebih terpacu dalam membina pemain. Rukma menyatakan, dipengurusan ini pihaknya siap mengabdi dan melayani untuk kemajuan prestasi tenis meja Jateng.

”Kami minta support PB PTMSI dan KONI Jateng, agar pembinaan tenis meja juga berlangsung lancar. Sehingga mampu melahirkan pemain yang andal, berprestasi Nasional dan internasional,” harap mantan Ketua DPRD Jateng itu.

Pengurus PTMSI Jateng Periode 2021-2025:
Ketua Umum: Rukma Setyabudi
Wakil Ketua Umum I: Asfirla Harisanto
Wakil Ketua Umum II: Muhammad Farchan
Wakil Ketua Umum III: Kholik Idris
Sekum dan Wakil: Supriyadi, Dustamat Jaya Wiguna
Bendahara Umum dan Wakil: Heny Sandra Nurwati, Hendro Widjajanto
Pengurus dibantu bidang-bidang organisasi & daerah, Kepelatihan, Binpres, Dana & Prasarana, Litbang serta sejumlah seksi.

Riyan