blank
Pelatih kepala Persipura Jayapura Jacksen F Tiago. Antara

JAKARTA (SUARABARU.ID) – Pelatih Persipura Jacksen Tiago menegaskan bahwa pencoretan pemain yang dinilai indisipliner dari skuadnya dilakukan karena perbuatannya berdampak buruk bagi tim.

“Dampaknya kepada tim sangat negatif sekali,” ujar Jacksen dalam konferensi pers daring yang diikuti di Jakarta, Rabu.

Adapun pemain yang dikeluarkan dari tim oleh Jacksen pada Sabtu (5/6) adalah Josse Maniagasi.

Jacksen Tiago menyebut bahwa Josse melakukan tindakan di luar aturan persis satu malam sebelum laga uji coba kontra Persik, Sabtu (5/6), di Malang.

Sejatinya, ada dua pemain lain yang terlibat dalam perbuatan tersebut. Akan tetapi, dua pemain yang tak disebutkan namanya itu dimaafkan lantaran performa mereka di lapangan dinilai baik.

“Jadi ada faktor teknis juga. Yang bersangkutan (Josse-red), tidak menunjukkan peningkatan di tim. Namun, dua pemain lain masih kami beri kesempatan karena masih dibutuhkan di skuad,” kata Jacksen.

Sementara pemain muda Persipura Joshua Isir menegaskan bahwa pencoretan rekannya dari tim menjadi pelajaran untuk semua personel Persipura.

Menurut Joshua, itu merupakan peringatan agar setiap pemain Persipura menjaga nama baik tim di mana pun mereka berada.

“Kami harus menghindari hal-hal seperti itu agar menjadi sosok yang lebih baik untuk Persipura dan Indonesia,” tutur dia.

Terdekat, Persipura akan berlaga di Piala AFC 2021. Tim Mutiara Hitam, yang bergabung di Grup H bersama Kedah Darul Aman (Malaysia), Lion City Sailors (Singapura) dan Saigon FC (Vietnam), dijadwalkan berlaga pada 29 Juni-5 Juli 2021.

Setelah itu, Persipura mengarungi Liga 1 Indonesia musim 2021-2022 yang rencananya bergulir mulai 10 Juli 2021 sampai Maret 2022.

Ant/Muha