blank
Bupati Joko Sutopo (kiri) dan Wakil Bupati Setyo Sukarno (kanan) menandatangani berita acara pelantikan sebagai Kepala Daerah hasil Pilkada 2020. Upacara pelantikannya digelar secara virtual bersama 17 Kepala Daerah se Jateng oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Upaya menurunkan angka kemiskinan satu digit, akan dilakukan oleh Bupati Joko Sutopo. Terhitung Jumat (26/2), Joko Sutopo sah menjadi Bupati Wonogiri untuk periode kedua.

Di periode kedua kali ini, dia tampil bersama Wakil Bupati Setyo Sukarno (mantan Ketua DPRD Wonogiri). Upacara pelantikannya dilakukan secara virtual oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Di Jateng, ada 17 Kepala Daerah hasil Pilkada 2020 yang dilantik secara bersama.

Tiga dari 17 Kepala Daerah dilantik langsung. Yakni Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Kendal serta Kabupaten Semarang. Kemudian yang pelantikannya dilakukan secara daring terdiri atas Kota Pekalongan, Kota Magelang dan Kota Surakarta. Berikut Bupati dan Wakil Kebumen, Rembang, Boyolali, Purbalingga, Blora, Sukoharjo, Purworejo, Wonosobo, Wonogiri, Klaten dan Pemalang.

Sementara untuk empat Bupati/Wali Kota terpilih lainnya, yakni Kabupaten Demak, Grobogan, Sragen dan Pekalongan, belum ikut dilantik karena masa jabatan Bupati/Wakil Bupati sebelumnya belum habis.

Protokol Kesehatan
Upacara pelantikan Bupati Joko Sutopo-Wakil Bupati Setyo Sukarno, dilaksanakan di Pendapa Kabupaten Wonogiri. Gelar upacara pelantikan Bupati-Wakil Bupati Wonogiri kali ini dibatasi hanya dihadiri oleh 25 undangan, dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19.

blank
Tim Polres Wonogiri sebelumnya melakukan sterilisasi Pendapa Kabupaten, dalam upaya pengamanan upacara pelantikan Bupati-Wakil Bupati.

Di periode kedua kali ini, Bupati Joko Sutopo menargetkan penurunan angka kemiskinan satu digit. Pada akhir 2019 lalu, angka kemiskinan Kabupaten Wonogiri mencapai sebesar 10,25 persen. Sukses menurunkan angka kemiskinan, itu akan menjadi representasi Kabupaten Wonogiri yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Untuk mewujudkan visi Wonogiri yang maju, mandiri dan sejahtera, harus didukung dengan kualitas sumberdaya manusia (SDM) dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan. Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, diperlukan upaya terstruktur dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dalam sambutannya menekankan, penanganan Covid-19 harus segera dikebut. Kemudian, persoalan bencana perlu mendapatkan respon cepat dan tepat agar dapat tertanggulangi.
Bambang Pur