blank

Tujuh Keutamaan Amal di Hari Jumat dalam Perspektif Islam

Oleh

Leli Nisfi Setiana, M.Pd

blank

BERIBADAH merupakan daily activity yang bersifat wajib bagi setiap umat. Sejatinya setiap hari adalah hari yang baik untuk melaksanakan ibadah kepada Allah SWT. Namun dalam agama Islam terdapat satu hari yang diutamakan untuk beribadah yaitu hari Jumat. Hal ini tidak berarti bahwa ketika kita melaksanakan ibadah di enam hari lainnya, kita tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT. Seperti dikutip dari hadits berikut ini.

Nabi Muhammad SAW juga sangat memuliakan hari Jumat, begitu banyak hadis yang menjelaskan terkait hal itu. Rasulullah bersabda: “Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” (H.R Muslim).

Dalam hadits tersebut mengandung makna bahwa keutamaan hari Jumat sejak matahari terbit, Nabi Adam diciptakan dan dimasukan ke surge serta hari kiamat terjadi pada hari Jumat. Semoga kita termasuk umat yang beruntung dan mendapatkan syafa’at dari Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Amal di Hari Jumat Dalam Perspektif Islam

  1. Mandi

Dalam hadits riwayat Ibnu Hibban dari Ibnu Umar sebagai berikut: “Barang siapa yang mendatangi shalat Jumat baik laki-laki maupun wanita maka hendaklah mandi.”

Hadits lain menyebutkan betapa mulianya umat muslim yang menjalankan sholat Jumat, maka dia akan dihapus dosanya selama satu tahun.

“Barang siapa membasuh pakaian dan kepalanya, mandi, bergegas Jumatan, menemui awal khutbah, berjalan dan tidak menaiki kendaraan, dekat dengan Imam, mendengarkan khutbah dan tidak bermain-main, maka setiap langkahnya mendapat pahala berpuasa dan shalat selama satu tahun.” (HR. Al-Tirmidzi dan al-Hakim).

Makna yang terkadung dari kedua hadits tersebut adalah mandi, yang mana mandi tersebut memiliki esensi dapat menghapus dosa selama satu tahun baik laki-laki atau wanita dan keutamaan-keutamaan bagi yang melaksanakan shalat Jumat.

  1. Sedekah

Amalan yang terasa sederhana namun terkadang berat untuk dilakukan sebab memerlukan esensi keikhlasan yang tinggi agar terjauhkan dari riya.

Salah satu hadits berkaitan dengan sedekah disampaikan oleh Ibnu Qayyim mengatakan, “Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya”. Hadits dari Ka’ab menjelaskan: “Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya.” (Mauquf Shahih).

Makna yang tersirat dari hadits Ibnu Qayyim yang intinya bahwa ketika kita melakukan sedekah di hari Jumat pahalanya sebesar kita melaksanakan sedekah di bulan Ramadhan. Berapapun nilai sedekah kita yang utama adalah nilai keikhlasannya. Jika kita masih melakukan sedekah tetapi diboncengi oleh rasa riya, maka tidak ada pahala bagimu. Seperti ungkapan yang mengatakan ”Sedekahlah dengan tangan kanan dan jangan sampai tangan kiri mengetahuinya”

  1. Membaca Al Kahfi

Amalan membaca surat Kahfi yang banyak menyinggung hari kiamat kerap diingatkan kembali kepada umat Islam. Hal ini dimaksudkan agar umat Islam dapat lebih Istiqomah dalam menjaga bacaan surat Al Kahfi, sehingga dapat selamat dunia dan akherat.

Rasulullah bersabda: “Barang siapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah memberinya sinar cahaya di antara dua Jumat.” Hadits diriwayatkan dan dishahihkan oleh Imam al-Hakim.

Berdasrakan sabda Rasulullah SAW sudah tampak jelas bahwa dengan kita istiqomah membaca surat Al Kahfi akan mendapatkan sinar cahaya dari dua Jumat. Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang beruntung dan dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

  1. Perbanyak Bacaan Shalawat

Amalah Jumat yang selanjutnya adalah memperbanyak bacaan shalawat Amalan ini bisa Anda mulai sejak Kamis petang hingga berakhirnya Jumat tengah malam. Berikut ini hadist yang menyampaikan mengenai bacaan shalawat.

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro; hasan lighairihi).

Makna dari hadits tersebut adalah Allah SWT dan Rasulullah SAW akan dekat dan menjadi penolong bagi umatnya yang rajin membaca shalawat. Kita bisa membaca shalawat sesering mungkin, bisa setelah shalat, bisa juga pada saat disela0sela aktivitas kita. Misalnya pada saat pembelajaran daring live clas kita bisa membaca shalawat sembari mendengarkan materi yang disampaikan oleh dosen.

  1. Banyak Berdoa

Sebagai umat yang taat kita ada baiknya sambil membaca shalawat dan memanjatkan doa. Meski kita tidak pernah tahu waktu doa kita akan di iijabah itu dirahasiakan. Sebaiknya antara satu kali 24 jam di hari Jumat kita banyak berdoa.

“Pada hari ini (Jumat) ada waktu yang mulia yang mana doa akan dikabulkan secara mutlak dan waktu tersebut disamarkan pada keseluruhan hari itu seperti halnya yang diungkapkan oleh Al-Imam Al-Ghazali dan selainnya.” (Al-Alamah Abi Bakr bin Al-Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyati, Hasyiyah I’anah at-Thalibin, juz.2, hal. 63, Dar Al-Fikr).

  1. Memperbanyak Berbuat Kebaikan

Keutamaan berbuat kebaikan pada hari Jumat ialah dilipatgandakan pahala kebaikan sepuluh kali lipat dibanding hari lain.

Syekh Abu Bakr bin Syatha berkata:

“Ucapan Syekh Zainuddin; dan sunnah memperbanyak kebaikan di malam dan hari Jumat; karena riwayat Ibnu Zanjawiyah dari Ibn al-Musayyab bin Rafi’, beliau berkata, Barang siapa yang berbuat kebaikan pada hari Jumat maka akan dilipatgandakan sepuluh kali lipat dari hari yang lain, dan barang siapa berbuat kejelekan maka juga demikian (dilipatgandakan dosanya). Dan disamakan hari, yaitu malam, sebab tidak ada perbedaan sama sekali.” (Syaikh Abi Bakr bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyati, Hasyiyah I’anah At-Thalibin, juz 2, hal. 104, Dar Al-Fikr).

Sebagai umat yang terus beristiqomah dalam menjalankan amalan berbuat baik di hari Jumat yang mana akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat dari hari biasa dan sebaliknya jika berbuat keburukan maka akan dilipatgandakan juga dosanya.

  1. Membaca Surat Yasin

Amalan utama di hari Jumat selanjutnya adalah membaca surat Yasin. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Abu Daud sebagai berikut:

“Barangsiapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya.” (HR Abu Daud dari al-Habr).

Berdasarkan hadits tersebut sangaa singkat padat dan jelas yaitu Allah SWT akan mengabulkan permintaan umatnya, akan tetapi hal tersebut jika dilaksanakan secara konsisten. Selain itu membaca surat Yasin juga dapat ditujukan pada saat tasyakuran, mendokan orang sakit dan orang yang sudah meninggal dunia.

Demikian tadi tujuh keutamaan amalan di Hari Jumat yang disampaikan dalam Majelis Duha Hima Dibatrasia Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unissula dalam rangka memotivasi mahasiswa agar tetap istiqomah kepada Allah SWT. Semoga kita dapat memperoleh hikmah, pengampunan dosa dari Allah SWT dan mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Amin. (Leli Nisfi Setiana, M.Pd., dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unissula)

Suarabaru.id