blank
Petugas BPBD  Temanggung bersama DPU,TNI,POLRI dan relawan melakukan pembersihan material pohon tumbang yang menutup akses Jalan Raya Kranggan – Pringsurat. Foto: Yon

TEMANGGUNG (SUARABARU.ID)- Hujan deras disertai angin kencang melanda Lingkungan Kranggan, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Rabu ( 17/2). Kejadian tersebut berlangsung sangat singkat sekitar pukul 12.45 WIB.

“Kejadian tersebut sangat singkat hanya sekitar 5 menit,” kata petugas piket Koramil 13/Kranggan, Sersan Satu (Sertu) Sukoco.

Sukoco mengatakan, angin kencang tersebut menyebabkan  sejumlah rumah di Lingkungan Kranggan mengalami rusak ringan hingga sedang. Selain itu juga menyebabkan sebuah pohon perindang yang ada di pinggir Jalan Raya Kranggan- Pringsurat tumbang. Pohon tumbang tersebut menimpa enam buah warung yang ada di seberang jalan.

Menurutnya, angin kencang tersebut berhembus melingkar seperti puting beliung dan menerbangkan daun-daun kering yang ada di sekitarnya.

Ia menambahkan,  pohon Mahoni yang tumbang tersebut menyebabkan arus lalu–lintas dari arah Kranggan menuju Pringsurat atau sebaliknya sempat macet beberapa saat.

“Melihat ada pohon tumbang yang melintang di jalan raya, beberapa petugas Koramil Kranggan yang sedang piket langsung  berinisiatif  menutup sementara arus lalu-lintas tersebut. Selain itu juga menghubungi BPBD-Damkar untuk memotong pohon tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei menambahkan, hujan deras  yang disertai angin  kencang  di Lingkungan Kranggan tersebut merusak 5 rumah. Yakni, milik Harno, Agus Susilo , Syaifudin, Bakir, dan  Yatijo.

“Sebagian besar kerusakan di bagian atap rumah . Selain itu juga merusak  6 warung yang ada di pinggir jalan milik Trimo, Asih, Suprih, Adi, Indah dan fatma,” imbuhnya.

Ia menegaskan, dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa manusia, tetapi mengakibatkan kerugian material. Dengan total kerugian sekitar Rp.47.500.000.

Yon-wied