blank
 Relawan Grobogan saat menyerahkan bantuan untuk para pengungsi banjir di wilayah Kudus. Foto : hana eswe

GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Para relawan yang tergabung dalam Gangsaring Ati Foundation, Driver Ojek Online, Team Relawan Grobogan bersama Baznas Grobogan dan Indonesian Escorting Ambulance (IEA) Kudus mengirimkan paket sembako kepada para pengungsi banjir di Kecamatan Mejobo dan Jati, Kabupaten Kudus.

Bantuan sembako yang merupakan pemberian dari para donatur tersebut diserahkan langsung kepada para pengungsi yang terdampak banjir, Minggu (14/2/2021).

Di masing-masing pengungsian, bantuan yang diberikan antara lain 50 kilogram beras, 2 dus minyak goreng, 20 kilogram gula pasir, enam dus mi instan, 85 butir telur asin, teh celup kotak sebanyak enam dus, makanan ringan untuk anak sebanyak 15 dus, pakaian layak pakai dan sebagainya.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh para pengungsi di Balai Kecamatan Mejobo dan Jati.

“Hari ini, kami mengirim bantuan sembako kepada para pengungsi banjir di Kecamatan Mejobo dan Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Kita koordinasi dengan rekan-rekan IEA Kudus untuk menyalurkannya kepada para pengungsi,” kata Ketua Pelaksana Gangsaring Ati Foundation, Budi Sus Setiyo.

blank
Kondisi salah satu tempat pengungsian korban banjir di Kabupaten Kudus. Foto : hana eswe.

Menurut Budi, Gangsaring Ati Foundation sebagai induk koordinasi rekan-rekan relawan Grobogan guna menyatukan sinergi dari beberapa komunitas atau wadah relawan. Salah satunya Driver Grobogan Ojek Online (DGO) yang ikut serta dalam kegiatan penyaluran sembako tersebut.

“Alhamdulilah, kami bersama Gangsaring Ati Foundation, Baznas Grobogan, DGO , Team Relawan Grobogan dan IEA Kudus dapat ikut serta menyalurkan bantuan dari para donatur. Harapan kami, dengan bantuan yang telah disalurkan ini dapat bermanfaat bagi para pengungsi,” kata Bobby Okta, perwakilan DGO.

Para pengungsi mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh para relawan dari Grobogan tersebut. Meski demikian, masih ada beberapa barang yang mereka butuhkan. Antara lain, popok bayi sekali pakai dan perlengkapan untuk bayi dan balita lainnya.

“Tadi ada para ibu yang mengatakan masih membutuhkan bantuan alat-alat untuk bayi dan anak balita mereka, seperti susu, popok bayi dan sebagainya. Mudah-mudahan setelah ini, banyak bantuan yang mengalir untuk mereka,” ujar Budi.

Hana Eswe-wied