blank
Warga setempat tengah menyingkirkan material tanah longsor di jalur wisata Dieng. Foto : SB/dok

WONOSOBO(SUARABARU.ID)-Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan Dieng Kejajar Wonosobo, jalur wisata atau jalan raya di Desa Kalilembu longsor. Material tanah longsor sempat menguruk jalan raya menuju Dieng.

Meski berskala kecil, tanah longsor tersebut, sempat memacetkan arus lalu lintas di jalur wisata Dieng yang saat itu tengah padat pengguna jalan. Baik yang mau naik ke Dieng maupun turun ke Wonosobo.

Personil Satlantas Polres Wonosobo Bripka Kristianto yang tengah patroli langsung dapat mengendalikan situasi arus lalu lintas. Pengguna jalan diminta putar balik agar tidak mengalami kemacetan yang panjang dan mengular.

Pihaknya pun langsung merekam video untuk menginformasikan telah terjadi tanah longsor yang menutup jalan raya menuju kawasan wisata Dieng. Rekaman video tersebut pun langsung di unggah di media sosial.

Hati-Hati

blank
Personil Patwal Satlantas Polres Wonosobo Bripka Kristianto tengah menginformasikan kejadian tanah longsor. Foto : SB/dok

“Selamat sore Komandan, ijin melaporkan, saya Bripka Kristianto dari Satlantas Polres Wonosobo, melaporkan telah terjadi jalan longsor di jalan Dieng-Wonosobo. Tepatnya di Desa Kalilembu,” infonya lewat rekaman video yang diunggah di media sosial whatsapp.

Dalam video tersebut, pihaknya juga menginformasikan, tanah longsor sedang dibersihkan oleh warga setempat. Arus lalu lintas sempat terhenti dan menghimbau pada pengendara untuk putar balik. Setelah material tanah longsor dibersihkan, arus lalu lintas kembali normal dan lancar.

Kapolsek Kejajar AKP M Nurhasan membenarkan kejadian tersebut. Namun tanah longsor yang terjadi di jalur lintas menuju kawasan Dieng masih dalam skala kecil dan batas wajar. Artinya arus lalu lintas ke arah Dieng kini masih terpantau aman dan lancar.

“Saya menghimbau warga Dieng dan wisatawan untuk selalu waspada dan hati-hati. Sebab, saat musim hujan, jalan menanjak, turun dan berbelok ke arah Dieng cukup licin, rawan terjadi kecelakaan dan tanah longsor,” ujarnya ketika dihubungi melalui whatsapp, Senin (11/1), siang ini.

Muharno Zarka